RADAR JEMBER - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur kini memasuki babak baru dalam kepemimpinannya.
Melalui mekanisme organisasi yang berjalan khidmat, Prof. Dr. KH. Abd Halim Soebahar secara resmi ditetapkan untuk memimpin MUI Jatim, menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah.
Baca Juga: Berkhidmat Berharap Keberkahan: 65 Tahun Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA
Rapat Paripurna yang digelar di Kantor MUI Jatim, Surabaya, Senin (20/4/2026), menetapkan Prof. Dr. KH. Abd Halim Soebahar sebagai Ketua Umum MUI Jatim masa khidmat 2025–2030, menggantikan KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Keputusan tersebut lahir dari forum yang dihadiri Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, serta para ketua komisi, badan, dan lembaga.
Baca Juga: Resolusi Jihad, Oleh: Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memimpin jalannya rapat.
“Rapat paripurna menjadi forum resmi untuk menindaklanjuti pengunduran diri Ketua Umum MUI Jawa Timur masa khidmat 2025–2030, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, yang disampaikan karena alasan kesehatan,” kata Emil.
Editor : M. Ainul Budi