Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Sembarang Pegang Pistol! Anggota Polres Jember Uji Mental, Kabag Psikologi Polda Jatim Tegaskan Kontrol Diri!

M Adhi Surya • Sabtu, 18 April 2026 | 07:00 WIB
PEMBEKALAN: Anggota Polres Jember menjalani tes psikologi dan untuk kelayakan pemegang senpi. (POLRES JEMBER)
PEMBEKALAN: Anggota Polres Jember menjalani tes psikologi dan untuk kelayakan pemegang senpi. (POLRES JEMBER)

Radar Jember - Kesiapan mental personel kepolisian menjadi faktor krusial dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Di tengah tekanan kerja yang tinggi, stabilitas emosi dinilai sebagai kunci agar setiap keputusan yang diambil tetap terukur dan tidak menyimpang dari prosedur.

Hal ini berkaitan erat dengan kewenangan penggunaan senjata api dinas. Tidak hanya kemampuan teknis, anggota yang memegang senpi dituntut memiliki kontrol diri yang baik serta ketenangan dalam menghadapi situasi genting.

Baca Juga: Wajah Baru Jember Kota? Jalan RA Kartini OTW Jadi Pusat Kuliner Estetik dengan Spot Live Music!

Kabag Psikologi Polda Jawa Timur AKBP Dr M. Mujib Ridwan menegaskan, aspek psikologis tidak boleh dipandang sebelah mata. “Kami ingin memastikan setiap personel memiliki kesiapan mental yang matang,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan senjata api bukan sekadar alat pendukung tugas, tetapi juga tanggung jawab besar.

“Pemegang senpi harus punya kontrol diri yang stabil agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan di bawah tekanan,” imbuhnya.

Ia menyebut, tekanan dalam tugas kepolisian kerap datang tanpa bisa diprediksi. Karena itu, kesiapan mental harus terus dijaga agar personel mampu merespons situasi secara tepat dan proporsional.

Baca Juga: Kepala BGN Dadan Hindayana Pakai Helikopter saat Kunjungan Kerja ke Jember

Senada, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan menilai bahwa anggota Polri tetaplah manusia yang memiliki batas kemampuan.

"Lewat pembinaan ini, kami ingin memastikan mereka tetap dalam kondisi mental yang prima,” katanya.

Menurut Ferry, perhatian terhadap kesehatan mental menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jika personelnya sehat secara mental, maka pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal dan humanis,” tegasnya.

Upaya menjaga stabilitas emosi ini diharapkan mampu menekan risiko penyalahgunaan wewenang. Dengan kontrol diri yang baik, profesionalisme anggota di lapangan pun dapat terus terjaga. (dhi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#senjata api #Polres Jember #senpi #Psikologi #polda jatim