Radar Jember – Pengguna jalan yang melintas di jalur Gumitir, penghubung utama antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi, diminta meningkatkan kewaspadaan.
Sebab, ruas jalan yang berada di Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo tersebut masih rawan terjadi bencana alam, khususnya longsor dan pohon tumbang.
Dalam beberapa hari terakhir, insiden pohon tumbang kembali terjadi di kawasan tersebut, tepatnya sebelum titik Watu Gudang jika dilihat dari arah Jember.
Sebuah pohon besar dilaporkan tiba-tiba roboh dan menutup sebagian badan jalan nasional yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.
Baca Juga: Jembatan Glundengan Jenggawah Jember Akhirnya Tuntas Diperbaiki, Begini Kondisi Terbarunya
Beruntung, saat kejadian arus lalu lintas dalam kondisi relatif lengang. Padahal, jalur Gumitir dikenal sebagai salah satu jalur vital dengan tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi setiap harinya.
Tidak adanya kendaraan yang melintas saat pohon tumbang membuat insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Tak hanya pohon tumbang, peristiwa tersebut juga disertai longsoran tebing di sekitar tikungan tajam Pos 6 jalur Gumitir pada Rabu siang (8/4).
Material longsor berupa tanah, batu kecil, serta batang pohon ikut terbawa hingga ke badan jalan, sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Jember–Banyuwangi.
Baca Juga: Jalan Alternatif juga Diuruk, Ini Kondisi Arus Lalin di Wuluhan Jember
Wiji Hariyanto, salah satu relawan Gumitir, mengungkapkan bahwa kejadian longsor dan pohon tumbang terjadi hampir bersamaan di sekitar kawasan Watu Gudang.
Mengetahui hal tersebut, para relawan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pembersihan.
“Material longsoran berupa tanah, batu, dan pohon langsung kami bersihkan agar tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis jalur Gumitir yang berada di kawasan perbukitan dengan banyak tebing curam memang membuat wilayah tersebut rentan terhadap bencana, terutama saat cuaca ekstrem.
Sementara itu, Ipda Ikbal, Kanit Lantas Polsek Silo, turut mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Ia menegaskan bahwa potensi bahaya masih cukup tinggi, baik dari pohon tumbang maupun longsor susulan.
Baca Juga: Salurkan 8 Ribu Ton Beras, Jember Jadi Kabupaten Terendah Penerima Bantuan Pangan se-Jatim
“Pengguna jalan diharapkan tetap waspada, karena di sepanjang jalur masih banyak pohon di atas tebing yang rawan tumbang. Selain itu, struktur tanah di kawasan ini juga mudah longsor,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan, terutama saat melintasi tikungan tajam dan kawasan rawan longsor, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Meski tidak menimbulkan korban dalam kejadian kali ini, potensi bahaya di jalur Gumitir masih menjadi perhatian serius. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh