Radar Jember – Upaya pencarian korban yang hilang akibat dihantam ombak di kawasan Bukit Siti Hinggil, Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, masih belum membuahkan hasil, kemarin (30/3).
Bahkan, sejumlah penyelam turut diterjunkan untuk melakukan pencarian hingga ke bawah bebatuan karang.
Korban diketahui bernama M. Sheva Yusuf (22), warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ia dilaporkan hilang sejak Sabtu (28/3) pagi, saat berfoto di area sekitar Bukit Siti Hinggil yang dikenal rawan tersebut.
Sementara, pantauan Jawa Pos Rada Jember, pada hari ketiga pencarian, kemarin (30/3). Sejak pagi tim melakukan pencarian.
Empat penyelam dari SAR Pantai Papuma dan SAR Watu Ulo turut diterjunkan. Fokus mereka mencari di sekitar titik lokasi korban terseret ombak, dengan radius hingga 100 meter dari titik awal kejadian.
Para penyelam menggunakan perlengkapan lengkap juga menyisir area bawah laut hingga kedalaman 15–20 meter. Bahkan, pencarian dilakukan hingga ke celah dan lubang di sekitar batu karang.
“Penyelam sudah masuk ke lubang-lubang di sekitar lokasi, namun hasilnya masih nihil. Kemungkinan korban sudah terbawa arus keluar dari area tersebut karena sudah tiga hari pasca kejadian,” ujar Moch. Soleh, penyelam asal Watu Ulo.
Setelah upaya intensif selama sekitar satu jam, pencarian hari ketiga akhirnya dihentikan sementara.
Tim berencana melanjutkan pencarian pada hari keempat dengan metode penyisiran menggunakan perahu di area laut yang lebih luas.
“Pencarian hari ini ditunda karena hasil masih nihil. Kami sudah menyisir hingga ke bawah batu karang di sekitar tempat kejadian perkara,” tambah Soleh.
Sementara itu, pihak pengelola Pantai Papuma menyatakan bahwa area tersebut sebenarnya telah dipasangi tanda larangan untuk pengunjung.
Pembatas berupa tali dan papan peringatan sudah terpasang di lokasi rawan.
Namun demikian, masih ditemukan pengunjung yang nekat memasuki area berbahaya tersebut.
Terlebih, titik lokasi korban jatuh tidak terlihat langsung dari pengawasan petugas.
“Kami sudah memberikan imbauan melalui pengeras suara maupun secara langsung kepada pengunjung. Namun masih ada yang tetap masuk ke area terlarang,” kata Ponco dari pengelola Pantai Papuma.
Baca Juga: Muscab ke-6 PKB Jember: Bidik 11 Kursi Pemilu 2029, Targetkan Struktur Ranting Tuntas Tahun Ini
Selain tim penyelam, pencarian juga melibatkan Badan SAR Nasional (Basarnas) Jember, BPBD, serta SAR Rimba Laut.
Empat penyelam yang diterjunkan masing-masing adalah Saturiono dan Rudy dari SAR Papuma, serta Moch. Soleh dan Agief dari SAR Watu Ulo.
Hingga kemarin siang (30/1) korban masih belum ditemukan dan pencarian akan terus dilanjutkan. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh