Radar Jember – Arus mudik mulai memadati sejumlah jalur di Jember pada H-5 Hari Raya Idulfitri, kemarin (16/3).
Kepadatan kendaraan sudah terasa sejak memasuki wilayah timur Kecamatan Silo, tepatnya di Jalur Gumitir.
Selain itu, dari arah Surabaya yang melintasi wilayah Rambipuji juga mulai terlihat meningkat.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sejak H-6 Lebaran, yaitu Minggu (15/3) jalan raya di wilayah Rambipuji, tepatnya pertigaan Kaliputih mulai dipadati kendaraan. Hal itu juga terjadi pada pada H-5 Lebaran.
Baca Juga: Sahur Bersama di Pendapa, Bupati Gus Fawait Perkuat Jalur Aspirasi Pondok Pesantren se Jember
Antrean kendaraan dari arah Surabaya atau barat mulai terlihat sejak keluar dari perlintasan rel kereta api Pecoro menuju arah timur hingga memasuki Jalan Gajah Mada, Kecamatan Rambupuji.
Kemacetan paling parah terjadi di simpang tiga traffic light Dusun Kaliputih, Desa/Kecamatan Rambipuji.
Saat lampu lalu lintas berubah dari kuning ke merah, banyak pengendara justru mempercepat kendaraan.
Akibatnya, kendaraan dari arah lain yang sudah mendapat lampu hijau tidak bisa langsung melaju karena persimpangan masih dipenuhi kendaraan.
Baca Juga: Arus Mudik Bali-Jember Memuncak: Jalur Gunung Gumitir Dipadati Motor dan Travel Sejak Dini Hari
“Kalau masing-masing pengendara mengikuti rambu lalu lintas sebenarnya tidak akan terjadi kemacetan,” kata Sainal Abidin, warga Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.
Menurutnya, kemacetan tidak terlalu terlihat saat kendaraan melintas di sekitar Alun-Alun Rambipuji.
Sebab, di sepanjang tersebut terdapat pagar pembatas di tengah jalan, sehingga kendaraan tidak bisa saling mendahului.
“Di jalan yang ada pagarnya malah lancar. Kemacetan kembali terjadi setelah sampai di traffic light simpang tiga Polsek Rambipuji karena masih banyak pengendara yang saling serobot,” tambahnya.
Kemacetan terparah biasanya terjadi pada sore hari. Antrean kendaraan dari simpang tiga Kaliputih bisa memanjang, baik dari arah Balung maupun dari arah Pecoro.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kendaraan dari arah barat banyak didominasi pemudik yang pulang dari luar kota Jember. Terlihat sejumlah kendaraan berpelat F dan AE.
Sementara itu, kendaraan dari arah timur yaitu di Gumitir, rata-rata berpelat DK. Banyak di antaranya menggunakan mobil pribadi dengan barang bawaan yang cukup banyak di bagian atas kendaraan. (jum/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh