Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jajaki Pendanaan Kreatif Non-APBD, Pepet PIP dan SMI Pemkab Jember Bidik Pengembangan Infrastruktur Lewat Kredit Produktif

Maulana RJ • Minggu, 22 Februari 2026 | 16:05 WIB

 

SIAP SINERGI: Bupati Fawait saat menerima lawatan dari jajaran Kemenkeu, PT SMI, dan PIP, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (13/02). (KOMINFO JEMBER)
SIAP SINERGI: Bupati Fawait saat menerima lawatan dari jajaran Kemenkeu, PT SMI, dan PIP, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (13/02). (KOMINFO JEMBER)

PATRANG, Radar Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mulai berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dengan mencari alternatif pendanaan di luar APBD dan APBN.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, usai menerima kunjungan strategis dari jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (13/02).

Dalam pertemuan itu, Gus Fawait menilai Jember memiliki potensi besar untuk memanfaatkan pendanaan dari PT SMI, khususnya untuk pembangunan yang mampu membiayai dirinya sendiri (self-financing). Seperti rumah sakit atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kita bisa mencoba mencari tools untuk mendorong pertumbuhan ekonomi selain APBD dan APBN. Contohnya kalau bangun rumah sakit, kita bisa pinjam ke SMI, yang penting yang dibangun itu bisa membiayai dirinya sendiri, itu namanya kredit produktif," katanya.

Lebih lanjut, Gus Fawait mengutarakan bahwa selain sektor kesehatan, perhatian besar tertuju pada rencana pengembangan BUMD Pangan, untuk menangkap peluang dari keberadaan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau Dapur Magakan Bergizi Gratis (MBG) di Jember yang diprediksi memiliki perputaran ekonomi hingga Rp4 triliun per tahun.

Ia menghendaki perputaran dana segar itu bisa melibatkan produk-produk lokal hasil petani dan peternak di Jember.

"Rp 4 triliun ini jangan sampai keluar dari Jember, harus pakai produk-produk Jember. Ini yang sebetulnya diinginkan oleh Presiden, dan sumber-sumber pendanaan dari Kementerian Keuangan ini saya pikir bisa diakses oleh Pemkab Jember, yang penting digunakan untuk hal-hal yang produktif," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Non APBD #Kemenkeu #Gus Fawait