Radar Jember – Sorak sorai dukungan menggema di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin malam (16/2).
Warga, keluarga, hingga jajaran pemerintah daerah berkumpul memberi energi positif untuk satu nama: Kinanti Laksita Rahtri atau Keenan.
Talenta baru di dunia musik yang tengah berjuang di panggung nasional, Indonesian Idol.
Dukungan resmi datang dari Pemkab Jember yang menggelar nonton bareng sebagai bentuk komitmen mengawal talenta daerah.
Bupati Jember Muhammad Fawait hadir bersama OPD dan keluarga Keenan menyemangati perjuangannya.
Gus Fawait menilai, prestasi anak muda seperti Keenan adalah kebanggaan bersama warga Jember.
“Ini momentum bagi kita semua untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan penuh agar Keenan bisa terus melaju dan mengharumkan nama Jember,” ujarnya.
Perjalanan Keenan di Indonesian Idol Season XIV pun tidak mudah. Ia berhasil menembus jajaran Top 15 setelah melalui seleksi ketat dari berbagai daerah.
Setiap pekannya, satu per satu peserta gugur. Namun Keenan, tampil konsisten.
Pada penampilan Top 13, kemarin malam, ia membawakan lagu Cinta Datang Terlambat dari Maudy Ayunda.
Suaranya yang merdu dan stabil itu membuat para juri takjub. Bahkan, Gus Fawait dan para penonton pun ikut tersihir mendengar suaranya. Sehingga, ia kembali melaju ke Top 12.
Menurut Fawait, pemerintah daerah akan terus hadir bagi generasi muda berprestasi. Dukungan tidak hanya diberikan pada seni, tetapi juga olahraga dan bidang lain.
Ia berharap keberhasilan Keenan memicu rasa percaya diri anak muda Jember untuk melangkah ke depan.
Di mata publik, Keenan dikenal memiliki warna vokal manis dan konsisten di panggung. Karakter itulah yang membuatnya mudah dikenali juri dan penonton.
Penampilannya beberapa kali mencuri perhatian dan menuai pujian. Dukungan masyarakat Jember pun terus mengalir setiap pekan penampilan.
Ketua Komunitas Musik Jember (KMJ) Junaidi Abdillah menilai kemunculan Keenan sebagai estafet penyanyi daerah. Ia melihat regenerasi musik Jember berjalan sehat.
Usia Keenan yang masih 16 tahun dianggap sudah menunjukkan kematangan musikal.
“Di umur segitu sudah dapat standing ovation dari juri, artinya dia sangat layak diperhitungkan,” katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Edi Lasso itu, kekuatan Keenan terletak pada warna vokal khasnya. Hal tersebut menjadi pembeda dibanding kontestan lain seusianya.
Ia optimistis masa depan Keenan di industri musik terbuka lebar.
“Kalau sekarang saja sudah sematang itu, prospeknya ke depan sangat bagus,” pungkasnya. (kin/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh