Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Inspeksi Gus Fawait Ungkap Fakta Banjir Jember, Satgas Temukan Puluhan Titik Langgar Sempadan Sungai

Maulana RJ • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:00 WIB

CARI SOLUSI: Bupati Fawait beserta Tim Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang saat melakukan inspeksi di sejumlah kawasan perumahan di Patrang dan Kaliwates, (6/2) terkait banjir yang terjadi tiap tahun.
CARI SOLUSI: Bupati Fawait beserta Tim Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang saat melakukan inspeksi di sejumlah kawasan perumahan di Patrang dan Kaliwates, (6/2) terkait banjir yang terjadi tiap tahun.

Radar Jember - Pemerintah daerah sepertinya harus bekerja lebih ekstra untuk memecahkan permasalahan banjir dari luapan sungai, yang langganan terjadi setiap tahun di Jember.

Pasalnya, pemicu banjir yang telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir cukup kompleks.

"Karena itu kita perlu menyelesaikan masalah-masalah banjir itu dari hulu ke hilir," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, saat inspeksi ke salah satu perumahan di kawasan Kecamatan Patrang, dan Kaliwates, Jember, (6/2).

Gus Fawait mengemukakan, berdasarkan laporan masyarakat yang ia terima dari kanal Wadul Guse dan laporan dari Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang bentukannya, didapati bahwa biang banjir tahunan di Jember dipicu oleh tiga faktor.

"Kita lihat bahwa banjir di Jember itu ada beberapa faktornya, pertama memang debit air. Kedua terkait infrastruktur yang belum tercukupi, dan yang ketiga, Satgas mencatat di beberapa titik ada bantaran sungai tapi tidak berfungsi selayaknya bantaran sungai," katanya.

Lebih lanjut, terkhusus soal kawasan sempadan sungai, Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang juga mendata sedikitnya ada 13 hingga 17 titik perumahan lain yang ditengarai menabrak aturan penggunaan kawasan sempadan sungai untuk hunian.

Gus Fawait menegaskan meski Pemkab Jember dapat menempuh upaya hukum, namun ia akan tetap mengedepankan upaya persuasif.

Ia juga memastikan seluruh fakta lapangan saat inspeksi kala itu akan menjadi bahan penting untuk Satgas merumuskan kebijakan penanganan banjir kedepannya.

"Kita di sini bukan untuk menyalahkan developer, tapi kita ingin mencari solusi bagaimana bantaran sungai berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga ke depan tidak perlu lagi terjadi banjir yang setiap tahun terjadi di Jember," imbuh dia. (mau/bud)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Wadul Guse #Banjr #Gus Fawait #sempadan sungai #tata ruang