Radar Jember - Meski atap bagian depan ruang kelas SDN Mangli 01, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, ambruk imbas gempa di Pacitan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut tetap berjalan.
Pihak sekolah memastikan proses pembelajaran tidak terganggu dan tetap berlangsung normal.
Pengawas SDN Mangli 01, Diana Puji Lestari mengatakan, aktivitas belajar siswa masih dapat dilaksanakan dengan kondusif.
Untuk sementara, kegiatan pembelajaran dialihkan ke ruang perpustakaan sekolah yang dinilai aman digunakan.
Menurutnya, pengalihan ruang belajar tersebut merupakan langkah cepat agar hak siswa untuk mendapatkan pembelajaran tetap terpenuhi.
Meski ruang perpustakaan tidak dirancang sebagai kelas, pihak sekolah berupaya menyesuaikan kondisi agar siswa tetap nyaman.
“KBM masih berlangsung normal dan kondusif. Untuk sementara dilaksanakan di ruang perpustakaan dengan sistem lesehan,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan siswa mengikuti pembelajaran dengan duduk lesehan di ruang perpustakaan.
Guru tetap memberikan materi pelajaran sesuai jadwal, meskipun dengan suasana yang berbeda dari biasanya.
Selain memastikan kelancaran KBM, pihak sekolah juga diminta untuk membatasi aktivitas siswa di sekitar bangunan yang terdampak.
Area reruntuhan atap dipasang pembatas demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Pihaknya berharap ada penanganan segera agar ruang kelas yang rusak bisa segera diperbaiki.
Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan di ruang kelas secara normal tanpa harus memanfaatkan ruang alternatif. (dhi/bud)
Gempa Pacitan Terasa Juga di Jember
- Gempa dengan magnitudo 6,4 yang berpusat di Pacitan pada Jumat (6/2) dini hari terasa guncangannya hingga Kabupaten Jember, termasuk Surabaya, Pasuruan, dan wilayah pantura.
- Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 yang berpusat di perairan selatan Kabupaten Pacitan mengguncang wilayah pesisir selatan Pulau Jawa pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.10 WIB.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berpusat di koordinat 8,89 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,18 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 58 kilometer atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 89 km tenggara kota Pacitan.
Editor : Imron Hidayatullahh