Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banjir Rendam Rumah hingga 1 Meter, Pemdes Lojejer Distribusikan Nasi Siap Saji untuk Warga

Jumai RJ • Kamis, 15 Januari 2026 | 06:10 WIB
SERAHKAN NASI SIAP SAJI: Mohammad Soleh, Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, bersama Babinsa dan perangkat desa menyerahkan nasi siap saji kepada warga yang terdampak banjir, Rabu (14/1).
SERAHKAN NASI SIAP SAJI: Mohammad Soleh, Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, bersama Babinsa dan perangkat desa menyerahkan nasi siap saji kepada warga yang terdampak banjir, Rabu (14/1).

Radar Jember - Intensitas curah hujan membuat ratusan KK terdampak banjir.

Ketinggian air ada menggenangi rumah dan tanah pekarangan hingga 30 cm hingga 60 cm.

Namun, di beberapa lokasi yang lebih rendah, ketinggian bisa lebih dari 1 meter.

Bahkan, banyak kendaraan milik warga seperti sepeda motor dan mobil, harus diamankan ke lokasi yang lebih tinggi.

Jika tidak, maka kendaraan bisa mogok atau rusak.

Rumah yang terdampak banjir musiman itu kemarin mayoritas tak bisa memasak.

Ini karena ketinggian air yang masuk rumah cukup dalam. Seperti rumah Rumah Bu Kina, 55, dan bu Siwo, 56, warga Dusun Kepel  RT 005 RW 008, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.

Dua rumah yang masih satu keluarga itu lokasinya berada di tempat yang rendah.

Akibat banjir ini lah, ratusan KK yang terdampak tak bisa memasak.

Pemerintahan Desa (Pemdes) Lojejer, Kecamatan Wuluhan langsung menyiapkan nasi siap saji kepada warga yang terdampak.

Mohammad Soleh, Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan mengatakan, pihaknya langsung menyerahkan bantuan nasi siap saji kepada warga.

“Dari 200 KK hingga 300 KK yang terdampak akan disiapkan dapur umum untuk memasak. Untuk sementara sebelum ada posko atau dapur umum kita siapkan nasi siap saji,” kata Soleh kepada wartawan di lokasi.

Dikatakan, banjir ini merupakan banjir musiman yang hampir terjadi setiap tahun.

“Tahun 2025 bulan Januari kini juga kembali pada pertengahan bulan Januari 2026,” pungkas Soleh. (jum/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #genangan air #banjir luapan