Radar Jember - Sudah menjadi tradisi, pengunjung yang datang ke pantai banyak yang mandi.
Padahal mandi di pantai sangat berbahaya, apalagi bersamaan dengan datangnya ombak.
Guna mengantisipasi agar pengunjung yang datang tidak mandi di laut, Pemerintahan Desa (Pemdes) Puger Kulon, Kecamatan Puger, menyiapkan kolam renang untuk anak-anak di dekat pantai.
Dengan adanya kolam mini, pengunjung pantai yang datang bersama keluarganya tidak perlu lagi mandi di laut.
Ini demi keamanan pengunjung dan tidak berbahaya bagi anak-anak.
Sementara itu, rata-rata untuk para orang tuanya bisa duduk di pinggir menikmati keindahan alam, sambil menunggu anaknya yang mandi.
Nur Hasan, Kepala Desa Puger Kulon, mengatakan, dibangunnya kolam renang di pinggir Pancer Puger itu untuk mengantisipasi supaya anak-anak tidak bermain dan mandi di laut.
“Pantai itu bukan untuk tempat mandi, apalagi pantai selatan ombaknya besar. Sudah sering terjadi pengunjung terseret saat mandi di laut, makanya dibuat kolam renang,” ucapnya.
Kolam renang yang di bangun khusus ini anak-anak. Ukurannya 10 x 20 meter.
“Hanya untuk anak-anak saja,” kata Kepala Desa Puger Kulon.
Kolam renang yang ada itu berada dipinggir pantai. Sehingga yang mandi juga sambil melihat indahnya Pantai Pancer Puger Nur Hasan.
Untuk kolam renang juga sudah ada petugasnya. Tiket masuk ke kolam renang cukup murah yakni Rp 5 ribu.
Sulistin, 34, warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger mengaku tidak khawatir lagi mengajak anak-anaknya ke Pancer.
Ini karena ada kolam renang khusus.
"Saya bisa tenang karena anak saya bisa mandi sepuasnya di kolam. Apalagi orang tua lainnya masih bisa menikmati pantai dari kolam," katanya (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh