Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gegana Polda Jatim Turun ke Jember, Ledakan Pikap Pepaya di Mumbulsari Dipastikan Bukan Bom

Jumai RJ • Rabu, 7 Januari 2026 | 06:25 WIB
TUNJUKKAN PEPAYA DIISI KARBIT: Sugiono, korban yang juga pengepul buah pepaya menunjukkan cara memasukkan karbit ke dalam pepaya kepada tim Gegana Polda Jatim di lokasi ledakan mobil, kemarin.
TUNJUKKAN PEPAYA DIISI KARBIT: Sugiono, korban yang juga pengepul buah pepaya menunjukkan cara memasukkan karbit ke dalam pepaya kepada tim Gegana Polda Jatim di lokasi ledakan mobil, kemarin.

Radar Jember - Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya ledakan pikap L 300 bernopol P 8298 GI milik Sugiono, 45, di warga Desa Tamansari, Kecamatan Mumbulsari.

Kemarin, Satreskrim Polsek Mumbulsari langsung koordinasi mendatangkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jatim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kedatangan tim Gegana Polda Jatim ke lokasi didampingi AKP Facthur Rahman Kapolsek Mumbulsari, Kompol istono Kabag Op Polres Jember, anggota reskrim dan intel polsek.

Saat proses olah TKP, lokasi masih terpasang police line, agar orang lain tidak masuk ke lokasi.

Kabag Ops Polres Jember Kompol Istono mengatakan, langsung turun melakukan penyelidikan.

“Sesuai dengan perintah pimpinan dengan kejadian meledaknya mobil pengangkut buah pepaya kita mendatangkan Tim Jibom dari Gegana Polda Jatim. Setelah dilakukan oleh tim Gegana untuk sementara ada kimia dari karbit yang dipasang di dalam tumpukan papaya,” katanya.

Menurut pengakuan pemilik mobil yakni Sugiono, karbit yang dibeli anaknya sebanyak 5 kilogram, dipasang untuk proses agar pepaya yang rencana dikirim ke Semarang itu masak sampai di tempat.

“Dari 5 kg karbit yang dipasang di dalam 6 jerigen itu sekitar 3 kg, sedangkan 2 kg lainnya dipasang di bagian dalam buah pepaya atau kulit pohon pisang. Hal ini agar proses pemasakan pepaya bisa cepat,” ulasnya.

Setelah olah TKP, Tim Jibom Gegana Polda Jatim memberi kesimpulan semetara bahwa dugaan penyebab meledaknya pikap berisi pepaya itu karena ada bahan kimia jenis karbit. Bukan karena bom.

“Karbit yang sudah dimasukkan ke 6 jeriken itu di pasang di beberapa sap dan ditata pepaya di bagian atasnya. Pada saat mulai berproses tiba-tiba terjadi ledakan hingga mengakibatkan mobil yang penuh muatan pepaya itu meledak,” kata Kompol Istono.

Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, pikap rusak parah dan pisang banyak yang hancur.

“Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 70 juta,” kata Istono.

Kejadian ini beruntung tidak terjadi saat kendaraan tidak melaju di jalan, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa baik ke pengemudi maupun pengendara lain.

“Untuk sementara mobil yang rusak parah akibat ledakan itu diamankan di Mapolsek,” pungkas Istono. (jum/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #mobil meledak #karbit #ledakan hebat