Radar Jember - Kerja keras, disiplin, dan dedikasi para atlet Jember Marching Band (JMB) akhirnya berbuah manis.
Pemkab Jember menyerahkan reward senilai Rp 150 juta untuk atlet dan ofisial JMB.
Reward ini diserahkan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (25/12).
Reward ini sebagai bentuk kebanggaan atas capaian JMB.
Pada Malaysia World Band Competition 2025 di Kedah, Malaysia, para atlet sukses menyabet lima medali emas dan mengunci gelar juara umum.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan lomba, tetapi cermin kebangkitan melalui semangat dan kreativitas generasi muda.
Bupati Fawait menegaskan, kebangkitan daerah tidak bisa bertumpu pada satu ikon budaya saja seperti JFC.
Menurutnya, perlu ada energi kolektif dari generasi muda di berbagai bidang untuk melahirkan prestasi berkelanjutan.
JMB dinilai menjadi simbol kreativitas baru yang melengkapi ikon-ikon yang telah dikenal sebelumnya.
“Kita butuh banyak ruang aktualisasi agar anak-anak muda terus berkarya dan berprestasi,” tegas Gus Fawait.
Ia juga menilai JMB bukan semata pertunjukan hiburan, melainkan ruang pembinaan karakter dan prestasi.
Melalui marching band, para atlet ditempa nilai kerja keras, disiplin, kebersamaan, dan kecintaan pada daerah.
"Selama ini Jember dikenal dunia lewat JFC. Sekarang, JMB juga mulai dikenal luas dan menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda Jember tidak pernah habis,” katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember Edy Budi Susilo menambahkan, JMB diharapkan berkembang menjadi ikon baru berskala nasional hingga internasional.
Jika satu ikon telah dikenal di bidang fashion, maka JMB diproyeksikan menjadi ikon marching band dengan agenda besar ke depan.
Bahkan, direncanakan hadirnya International Marching Band Carnival sebagai event pendamping.
“Harapannya JMB menjadi ikon baru yang memperkuat identitas kreatif daerah,” jelas Edy.
Sementara itu, Manajer JMB Tri Basuki menyampaikan bahwa reward yang diberikan menjadi motivasi besar bagi para atlet.
Tri menyebut, JMB tengah bersiap menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk Asian Music Games 2026.
Proses seleksi atlet akan segera dimulai dengan pendaftar sekitar 130 pelajar tingkat SMP dan SMA.
“Penghargaan ini memacu semangat atlet untuk berlatih lebih keras dan menatap event internasional selanjutnya,” pungkasnya. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh