Radar Jember - Banjir sempat merendam Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Kelurahan Kaliwates, dan beberapa lokasi lain di Jember.
Bahkan, tak sedikit fasilitas yang rusak. Hal ini pun menyisakan kekhawatiran terhadap kesehatan warga.
Setelah banjir surut, aktivitas warga belum sepenuhnya pulih. Anak-anak hingga lansia masih merasakan dampak kelelahan pascabencana.
Kondisi itu membuat Puskesmas Kaliwates turun tangan melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di lokasi.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak banjir di Kelurahan Kaliwates tetap terpantau.
Tim medis memulai dengan pendataan awal untuk mengetahui keluhan yang dirasakan warga. Setelah itu, pemeriksaan fisik dilakukan secara menyeluruh.
Fokus utamanya adalah mengetahui kebutuhan kesehatan yang paling mendesak.
“Penanganan awal memastikan kebutuhan kesehatan apa yang dibutuhkan warga dan mengetahui apa yang dialami warga terdampak,” ujar dr Dewangga Yushistira, dokter Puskesmas Kaliwates.
Puluhan warga mengikuti pemeriksaan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, cek gula darah, serta kondisi fisik lainnya.
Untuk keluhan ringan, tim medis langsung memberikan penanganan awal di tempat. Jika kondisi tidak membaik, warga disarankan melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
“Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan kesehatan fisik seperti tekanan darah cek gula darah dan lainnya,” jelasnya.
Menurut Dewangga, keluhan yang paling banyak ditemui adalah batuk dan pilek (bapil) maupun tekanan darah tinggi (hipertensi). Kondisi tersebut karena warga kurang istirahat selama banjir melanda.
Banyak warga terjaga semalaman dan langsung membersihkan rumah setelah air surut. Aktivitas fisik berat tanpa istirahat cukup turut memicu keluhan kesehatan.
Banyak mengeluh batuk pilek, karena kondisi sekarang memang penyakit itu rentan. Sedangkan tekanan darah tinggi salah satunya karena kurang tidur atau begadang saat banjir,” katanya.
Selain keluhan tersebut, tim medis juga menangani luka ringan akibat terpeleset dan luka robek. Tidak ditemukan penyakit serius selama pemeriksaan berlangsung.
Meski begitu, warga tetap diimbau menjaga kebersihan diri dan lingkungan pascabanjir. Upaya ini penting untuk mencegah penyakit kulit maupun infeksi lainnya muncul.
“Kalau gatal tidak ada keluhan, tapi kami sarankan kepada penduduk agar tetap menjaga kebersihan setelah beraktivitas,” pungkasnya. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh