Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua Rumah Ambruk Diterjang Hujan Angin di Jember, BPBD Kerahkan Tim Cepat dan Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem

Sidkin • Rabu, 10 Desember 2025 | 13:05 WIB
TURUN LANGSUNG: Personel BPBD Jember meninjau rumah yang ambruk dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
TURUN LANGSUNG: Personel BPBD Jember meninjau rumah yang ambruk dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Radar Jember – Hujan disertai angin membuat dua rumah warga Jember ambruk.

Peristiwa pertama terjadi di Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Patrang.

Atap rumah semi permanen milik warga tiba-tiba patah dan menyebabkan bangunan ambruk.

Sementara yang kedua, dapur rumah warga ambruk, di Dusun Sariagung, Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Indra Tri Purnomo mengatakan, tim langsung dikerahkan setelah laporan masuk.

Itu untuk memastikan keselamatan warga dan menghitung kerusakan.

Ia menyampaikan, rumah-rumah semi permanen yang sudah lapuk rentan ambruk saat diterjang hujan dan angin, sehingga respons cepat sangat diperlukan.

BPBD bersama sejumlah stakeholder juga berkoordinasi untuk menyalurkan logistik dasar bagi pemilik rumah.

“Kami pastikan respons cepat dilakukan agar kebutuhan darurat warga terpenuhi dan situasi segera tertangani,” ujarnya.

Kejadian di Patrang, kata Indra, terjadi sekitar pukul 11.30, Senin (8/12).

Saat itu, Supiyatun, pemilik rumah, mendengar suara atap patah dan retakan dari arah atas rumah.

Dalam beberapa detik ia langsung keluar rumah.

Tak lama kemudian, atap rumah semipermanen ukuran sekitar 7 x 7 meter itu ambruk menimpa ruang tengah.

Saat tim Pusdalops BPBD Jember tiba kemarin siang, rumah sudah dipenuhi puing dan pemilik mengungsi ke tetangga.

Pihaknya langsung menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako, terpal, selimut, matras, paket sandang, serta peralatan masak dan makan.

Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) juga melakukan asesmen kerugian material untuk langkah rehabilitasi.

Indra memuji peran warga yang segera bergotong-royong membersihkan reruntuhan sehingga penanganan awal berjalan lancar.

Menurutnya, kerja bakti dan koordinasi dengan RT/RW serta perangkat kelurahan mempercepat distribusi bantuan dan mengurangi risiko lanjutan.

Sementara di Sarimulyo, lanjut Indra, kejadian tercatat pada Senin pagi sekitar pukul 08.00.

Saat itu, hujan deras disertai angin mengguyur wilayah setempat.

Konstruksi dapur milik Midah, warga setempat, yang telah lapuk runtuh.

Kerusakan pada bagian dapur dengan kategori rusak ringan, namun atap ruang tengah dilaporkan berpotensi ikut ambruk jika tidak ditangani.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa di PN Jember Tuntut Bebaskan 8 Aktivis Tragedi Ojol Tewas Terlindas Rantis

"Kami juga menyalurkan paket sembako, matras, selimut, paket kebersihan, serta peralatan makan dan masak. Selain itu, terpal juga diserahkan untuk menutup bagian yang terbuka," jelasnya.

Indra mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan rutin memeriksa kondisi rumah.

Terutama saat musim hujan karena banyak kerusakan disebabkan kayu dan rangka yang sudah lapuk.

Ia juga menekankan pentingnya pelaporan dini sehingga BPBD dan unsur terkait bisa segera membantu.

"Kami meminta warga berhati-hati terhadap cuaca ekstrem dan segera melapor bila menemukan tanda-tanda kerusakan pada atap atau struktur rumah," imbaunya. (kin/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#rumah ambruk #Jember #Angin Kencang #hujan deras