Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Wings Air Terbang Jember - Bali Tanpa Subsidi dan Block Seat, Dorong Ekonomi Aglomerasi Tapal Kuda

Maulana RJ • Sabtu, 6 Desember 2025 | 03:33 WIB
Bupati Fawait bersama Anggota DPR Rivqy Abdul Halim, dan Presiden Direktur Lion Air Daniel Putut K, tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, usai take-off dari Jember, Jum
Bupati Fawait bersama Anggota DPR Rivqy Abdul Halim, dan Presiden Direktur Lion Air Daniel Putut K, tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, usai take-off dari Jember, Jum

DENPASAR, Radar Jember - Kabupaten Jember kembali mencetak sejarah dalam konektivitas udara dengan dibukanya rute penerbangan komersial Jember-Denpasar, Bali.

Penerbangan perdana dari Bandara Notihadinegoro Jember (JBB) menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) ini dilayani oleh Wings Air (Lion Group) menggunakan pesawat ATR 72-600.

Momen yang berlangsung pada Jumat (5/12) ini menjadi sorotan utama karena rute baru tersebut dibuka tanpa memerlukan subsidi dan tanpa mekanisme block seat dari Pemkab Jember.

Baca Juga: Penerbangan Perdana Jember–Bali Resmi Mengudara, Wings Air Terbang Tiga Kali Seminggu

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim yang menjadi inisiator pembukaan rute ini, menegaskan bahwa kemudahan ini adalah bentuk dukungan murni dari pemilik Lion Group, Rusdi Kirana, yang juga Wakil Ketua MPR Fraksi PKB.

"Lion Group memberi kemudahan kepada Pemkab Jember, dengan meniadakan subsidi dan Block seat, sehingga Pemkab Jember tidak perlu mensubsidi harga tiket dan memblokir kursi untuk jaminan keterisian penumpang. Ini murni dukungan dari Bapak Rusdi Kirana untuk Jember," kata Gus Rivqy, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (5/12).

Peniadaan subsidi ini meringankan beban anggaran daerah secara signifikan, sekaligus menandakan adanya keyakinan maskapai terhadap potensi pasar yang tinggi di Jember dan wilayah aglomerasi sekitarnya.

Yakni seperti Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo.

Baca Juga: Terobosan Baru, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Kabupaten Tetangga Dongkrak Wisata dan Okupansi Bandara Notohadinegoro

Bersama Bupati Jember Muhammad Fawait, Gus Rivqy menyatakan pembukaan rute ini adalah bagian dari ikhtiar bersama, melayani masyarakat dan mengupayakan kemudahan sektor transportasi.

Selain itu, penerbangan Jember-Bali ini sangat efisien. Jika sebelumnya perjalanan darat memakan waktu 8 hingga 11 jam, kini hanya perlu ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit atau tidak lebih dari 1 jam.

"Saya meyakini, dengan dibukanya rute baru ini mobilitas masyarakat Jember terus meningkat, termasuk perputaran barang dan jasa akan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini akan berdampak positif untuk menarik wisatawan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi masyarakat Jember," jelasnya.

Baca Juga: Jember Siapkan Rp 1,2 Triliun untuk Bangun Desa-Kota, APBD 2026 Tetap Gedor Infrastruktur Meski Defisit

Rute Jember-Bali ini adalah rute kedua setelah rute Jember-Jakarta (Halim Perdanakusuma) yang telah lebih dulu dibuka dan telah melayani penerbangan komersial, menggunakan Maskapai Fly Jaya.

Meskipun sukses membuka rute tanpa subsidi, Gus Rivqy meminta Bupati Jember untuk terus berupaya menggenjot potensi lokal.

Terutama sektor pariwisata, sebagai daya tarik utama bagi wisatawan luar daerah.

Baca Juga: Setelah 6 Kali Layani Penerbangan, Fly Jaya dan Pemkab Jember Resmi Patenkan Rute Jember - Jakarta

Sebagai konsekuensi logis dari peningkatan mobilitas, Gus Rivqy juga menjanjikan upaya peningkatan sarana dan prasarana pendukung dari pusat.

"Saat ini saya terus menjalin komunikasi dengan PTPN, PT Angkasapura, dan Kementerian Perhubungan untuk mengupayakan pengembangan Bandara Notohadinegoro ini. Sehingga bukan hanya pesawat perintis namun juga pesawat besar, seperti Lion, Batik, dan Super Air Jet dapat beroperasi di bandara ini," tutup Gus Rivqy.

Editor : M. Ainul Budi
#wings air #Jember #Bandara Notohadinegoro #penerbangan #Fly Jaya #Jakarta #aglomerasi #bandara i gusti ngurah rai #Bali