Radar Jember - Perubahan besar terjadi dalam struktur pengelolaan Persid Jember menjelang bergulirnya Liga 4 Jatim musim 2025–2026.
Dinamika itu tidak hanya soal persiapan tim, tetapi juga menyangkut fondasi kelembagaan yang menaungi klub.
Setelah bertahun-tahun mengalami pasang surut badan hukum, Persid akhirnya resmi berada di bawah naungan Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait saat perkenalan skuad Persid di Hotel Fortuna Grande, Senin malam (1/12).
Bupati Fawait mendapuk Ardi Pujo Prabowo sebagai ketua yayasan Persid Jember Baru Jember Maju.
Legislator Partai Gerindra itu ditugaskan menggantikan yayasan sebelumnya yang dibentuk pada era Bupati Hendy Siswanto. Fawait menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari konsolidasi besar untuk menata ulang manajemen klub.
“Beliau sudah kami tunjuk, dan momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk mengumumkan secara resmi,” ujar Fawait.
Ardi bukan sosok asing bagi sepak bola Jember, mengingat rekam jejaknya yang panjang sebagai pemain dan pembina klub.
Ia pernah memperkuat Indonesia Muda Surabaya, Persedikab Kediri, Persik Kediri, dan Persikota Tangerang sebelum cedera memaksanya pensiun.
Di Jember, ia aktif membina tiga klub pemilik suara PSSI.
Ia juga pernah menjabat manajer Persid U17 di Piala Soeratin 2017.
Ardi mengaku semakin terpacu membawa Persid naik kasta pada musim mendatang.
Ia menilai dukungan pemerintah daerah adalah modal penting untuk membangun fondasi klub yang lebih profesional.
Targetnya cukup berani, namun masih realistis untuk dikejar.
“Hanya Gus Bupati yang berani menjanjikan program prioritas untuk membawa Persid berjaya. (Targetnya, Red) minimal tiga besar di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menegaskan, Jember memiliki infrastruktur memadai untuk mengembangkan talenta lokal.
Dua stadion besar, JSG Ajung dan Notohadinegoro, dinilai sebagai aset strategis yang tak dimiliki banyak daerah lain.
Ardi meminta jajaran pelatih dan pemain memanfaatkan fasilitas itu sebaik mungkin dan menjaga disiplin dalam latihan.
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Pemerintah sekarang hadir untuk kalian semua,” katanya.
Di hadapan para pemain, Ardi menekankan bahwa semangat dan determinasi adalah kunci utama untuk membawa Persid kembali diperhitungkan.
Ia berharap skuad Macan Raung ini mampu menunjukkan kerja keras dan mental kompetitif sepanjang musim.
Harapan besarnya jelas: lahirnya kembali pemain-pemain Jember yang mampu menembus level nasional.
“Persid harus menjadi yang terbaik di Jawa Timur,” pungkas pria yang menjabat Ketua Komisi C DPRD Jember periode 2024-2029 tersebut. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh