PAKIS, radarjember - Intensitas curah hujan yang terjadi dibagian hulu sungai lereng argopuro mengakibatkan sungai Petung, Dusun Pertrlon, Desa Pakis, Kecamatan Panti banjir.
Besarnya air sungai petung itu mengakibatkan saluran air yang mengairi sawah 8 hektar itu meluap pada Senin (10/11/2025) pukul 18.00 wib.
Luapan air dari sungai iyu juga merendam halaman rumah warga yang ada di sekitar bantaran sungai Petung.
Dua rumah warga yang terenfam banjir itu juga bersamaan dengan lumpur. Lumpur masuk kehalaman rumah Haris, 52, dan rumah Mistiyono, 57 di RT.007/RW.002.
Dua rumah yang terdampak itu masih satu keluarga karena rumahnya memamg berada dipinggir sungai.
Beruntung air bercampur lumpur dari sungai yang menggenangi halaman rumah tidak masuk kedalam ruang tamu dan kamarnya.
Saat terjadi banjir Muspika Panti yakni Camat Panti Hendra Kusuma dan Kapolsek Panti AKP Agus Idham kholid bersama Danramil Panti Kapten CBA Nur Ismoyono, Kepala Desa Pakis Zaeni.
Haris, 52 warga yang rumahnya terdampak mengaku air sungai datang secara tiba-tiba.
"Air itu meluap lewat saluran yang memang unyuk mengairi persawahan di desa Pakis dan Kemuning Lor, Kecamatan Panti," katanya.
Air mulai naik dan menggenangi halaman sekitar pukul 18.00 Wib. Air nyaris naik keruang tamu, saya bersama istri langsung mamasang kain dipintu ruang tamu, "kata Haris.
Zaeni, Kepala Desa Pakis mengatakan banjir itu memang musim kalau hujan deras terjadi dibagian hulu yang ada dilereng gunung Argopuro.
Saya meminta kepada dinas PU BMSDA untuk segera memang bronjong dan cempolong dibagian hulu saluran kecil yang ada disungai Petung.
Karena air yang meluap dari sungai petung iyu bermula dari saluran yang tersumpat potingan kayu yang terbawa saat banjir.
Sehingga air meluap dan menggenangi pekarangan rumah warga disekitar sungai.
Air yang meluap itu bukan hanya air sungai petung tetapi juga bercampur lumpur. Tetlihat dihalaman rumah pak Haris dan pak Mistiyono, juga ada lumpurnya. "Lumpur dari pasir itu hingga nyaris naik keteras dan dibagian dapurnya kata Zaini.
Kapolsek Pqnti AKP Agus Idham Kholid menghimbau kepada warga yang ada disekitar bantaran sungai Petung untuk lebih waspada.
Apalagi curah hujan tinggi dan lama, karena belakangan ini Jember dan wilayah di Kecamatan pinggiran hususnya di Panti masih sering turun hujan, pungaksnya. (jum).