Radar Jember - Suasana haru dan bangga menyelimuti aula Universitas Islam KH Achmad Muzakki Syah (Unikhams) Jember (08/11).
Sebanyak 209 wisudawan dan wisudawati dari program sarjana (S-1) dan magister (S-2) resmi dikukuhkan dalam wisuda perdana Unikhams Jember setelah bertransformasi dari sekolah tinggi.
Meski perdana sebagai universitas, momen ini menjadi wisuda ke-13 dalam sejarah lembaga pendidikan yang identik dengan nilai-nilai pesantren itu.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri perwakilan Kementerian Agama RI, Perwakilan Pemkab Jember, serta sejumlah tamu kehormatan dari lembaga mitra Unikhams.
Dalam sambutannya, Rektor Unikhams Jember Dr. H. Asmad Hanisy, S.Pd.I., M.M. menegaskan, wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk terus belajar dan mengabdi.
“Hari ini saudara memperoleh ijazah, tapi bukan berarti berhenti berpikir dan belajar. Justru ini awal dari proses menimba ilmu di tempat dan lingkungan yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, lulusan S1 diharapkan melanjutkan ke jenjang S2, sementara lulusan magister didorong menempuh program doktoral.
“Beasiswa sudah tersedia, dan ke depan Unikhams juga berencana membuka program doktor. Ini bagian dari cita-cita besar kami mencetak ilmuwan Islam yang berdaya saing internasional,” tegasnya.
Unikhams Jember mewisuda lulusan dari empat fakultas dan sembilan program studi, yakni Fakultas Tarbiyah, Ekonomi dan Bisnis Islam, Syariah, serta Dakwah.
Mahasiswa dibekali kemampuan akademik yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
“Sebagian lulusan kami bahkan sudah menjadi tenaga pendidik dan profesional di berbagai daerah,” kata Asmad.
Menariknya, Unikhams tetap mempertahankan identitasnya sebagai kampus dengan biaya kuliah paling terjangkau di Jember, bahkan di tingkat nasional.
Sebagian besar mahasiswanya berasal dari pesantren, pedesaan, dan wilayah pedalaman, sehingga pihak kampus memberikan beragam beasiswa, mulai dari KIP, Pemkab Jember, Pemkab Bondowoso, Pemprov, Baznas RI, hingga beasiswa santri dan tahfiz.
“Kalau tahun ini banyak mahasiswa kami menerima beasiswa dari Pemkab Jember, itu sangat layak dan pantas. Mereka adalah generasi yang tekun, berprestasi, dan punya semangat belajar luar biasa,” ungkap Asmad.
Meski biaya kuliah terjangkau, prestasi mahasiswa Unikhams tetap menanjak.
Beberapa di antaranya menorehkan prestasi internasional seperti juara di Amerika Serikat, Lebanon, dan Thailand.
Ada pula yang dipercaya menjadi presenter seminar dan konferensi internasional, serta berderet juara nasional di berbagai bidang, mulai dari esai ilmiah, pencak silat, MTQ, MQK, hingga lomba kaligrafi internasional. (kr/yul/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh