Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pengecekan Kesehatan CJH 2026 Lebih Ketat? Ini Penjelasan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

M Adhi Surya • Kamis, 6 November 2025 | 03:53 WIB

BAHAGIA : Jemaah haji asal Jember sehari setelah melaksanakan ibadah di Armuzna sebagai puncak pelaksanaan ibadah haji. (AHMAD ZAINAL ABIDIN)
BAHAGIA : Jemaah haji asal Jember sehari setelah melaksanakan ibadah di Armuzna sebagai puncak pelaksanaan ibadah haji. (AHMAD ZAINAL ABIDIN)
 

KALIWATES, Radar Jember – Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nur Sholeh mengimbau calon jemaah haji (CJH) tahun 2026 untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sejak dini.

Hal ini menyusul kebijakan baru pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan lebih ketat guna memastikan seluruh jemaah memenuhi syarat istithaah.

Yaitu kemampuan fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah haji.

Jamaah yang tidak memenuhi ketentuan kesehatan, ucap Nur Sholeh, termasuk penderita penyakit kronis dan gangguan jiwa, nantinya akan dipulangkan.

“Pemeriksaan akan dilakukan lebih menyeluruh dibanding sebelumnya,” tuturnya.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan dua kali, yakni di bandara pemberangkatan di tanah air dan setibanya di Bandara Arab Saudi.

Pemeriksaan pertama untuk memastikan kelayakan jamaah untuk terbang, sedangkan pemeriksaan kedua menilai kesiapan mereka melaksanakan ibadah.

“Jika hasil pemeriksaan dokter Arab Saudi menyatakan tidak layak, maka jemaah tersebut akan dipulangkan,” tegas Nur Sholeh.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter gabungan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi. Fokus pemeriksaan meliputi jamaah lanjut usia, penderita demensia, gangguan mental, serta pasien dengan penyakit kronis seperti gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah.

Kebijakan ini juga untuk mencegah risiko jemaah meninggal dunia selama penerbangan maupun ibadah.

Nur Sholeh menyebutkan, pada pelaksanaan sebelumnya hanya jemaah yang tidak layak terbang yang dipulangkan. Namun tahun depan, seluruh jemaah akan diperiksa secara komprehensif.

“Tujuannya agar semua yang berangkat benar-benar siap secara fisik dan mental,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang berencana berangkat haji agar menjaga kesehatan sejak dini.

Pola makan seimbang, olahraga rutin, serta pengobatan teratur bagi penderita penyakit tertentu diperlukan agar memenuhi syarat istithaah kesehatan. (dhi/dwi)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #cjh #calon jemaah haji #Haji #arab saudi