Radar Jember - Duet petenis junior ganda putra Dhanan Dhyaksa Hayratama asal Jember dan I Kadek Adyatma Daniswara asal Bali tampil impresif pada ajang turnamen tenis internasional junior ITF Widjojo Soejono Cup 2025 yang berlangsung di Lapangan Tenis Kodam Brawijaya Surabaya, (28/9-5/10).
Pada ajang itu duet Dhanan/Kadek bukanlah peserta unggulan.
Keduanya yang masih berusia 12 tahun memilih turun di kelompok umur 14 tahun.
Otomatis lawan yang mereka hadapi lebih tua satu hingga dua tahun.
Namun, secara mengejutkan, Dhanan/Kadek justru berhasil merebut medali emas pada nomor ganda putra.
Kakek Dhanan, Djunaidi, yang hadir langsung mendampingi cucunya itu, menceritakan perjalanan mereka di turnamen tersebut.
Memulai pertandingan dari babak 32 besar, duet Dhanan/Kadek tampil dominan melawan atlet asal Pati dan Bangka Belitung, Dwi/Kaqsha.
“Awal-awal masih bisa ngatasi, tapi makin mengerucut lawannya makin sulit,” katanya.
Dhanan yang saat ini menempati peringkat 6 nasional dan Kadek di peringkat 4 nasional di KU-12 tahun berhasil melaju mulus ke babak delapan besar di KU-14.
Di fase ini ujian sebenarnya dimulai. Mereka berhadapan dengan pasangan unggulan dari Kudus, Ardion Naviesal dan Aqilla Ilhan Mahira.
“Meski tampak kewalahan, Dhanan dan Kadek masih bisa menang,” ujar Djunaidi.
Di partai puncak, mereka menghadapi pasangan yang di atas kertas kemampuannya jauh lebih matang, yakni M.Naufal Attaqy dari Sampang dan Ahmad Zulfan dari Kediri.
Namun lagi-lagi Dhanan/Kadek tampil memukau dan menorehkan hasil di luar prediksi.
“Ini sudah ketiga kalinya Dhanan ikut kompetisi di kelompok umur 14 tahun, tapi baru kali ini berhasil meraih emas,” katanya.
Kemenangan itu tak lepas dari duet solid dan kerja sama yang terbangun di antara keduanya.
Selain di nomor ganda, Dhanan juga turun di nomor tunggal putra KU-14 dan harus terhenti di babak 16 besar.
“Dalam empat bulan terakhir Dhanan tergabung di Jakarta International Tennis Academy (JITA). Sekarang dia akan mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat Asia bersama JITA. Jadi ini bisa jadi modal bagus,” pungkas Djunaidi. (yul/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh