JATISARI, Radar Jember - Bocah laki-laki bernama Muhammad Syaifullah, 8, warga Dusun Sukosari, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, meninggal dunia akibat tenggelam di dam aliran Sungai Dusun Krajan, Sabtu (4/10) sekitar pukul 11.00.
Peristiwa itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Jenggawah, Aiptu A Rinto.
Menurut Rinto, korban awalnya mandi bersama lima temannya di dam tersebut.
Saat asyik bermain, korban tiba-tiba tenggelam di dasar dam yang memiliki kedalaman sekitar dua meter.
“Teman-temannya sempat panik dan berusaha mencari bantuan, namun korban sudah tidak terlihat di permukaan air,” ujarnya.
Setelah mendapat laporan, warga bersama keluarga korban segera melakukan pencarian. Tubuh korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak sadar di dasar dam dan langsung dievakuasi ke tepi sungai.
Warga sempat memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke Klinik Harapan Mulya, Desa Kertonegoro.
Namun, sesampainya di klinik, tenaga medis menyatakan korban sudah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan menunjukkan, penyebab kematian adalah tenggelam akibat masuknya air ke dalam paru-paru.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban murni meninggal dunia karena tenggelam. Tidak ada indikasi tindak kekerasan,” tegas Aiptu Rinto.
Polisi juga memastikan lokasi kejadian aman dan tidak ada unsur pidana yang terlibat dalam insiden tersebut.
Jenazah Syaifullah kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Sukosari.
Isak tangis keluarga pecah saat tubuh bocah itu tiba di rumah. Warga sekitar turut memberikan dukungan moral dan membantu prosesi pemakaman di TPU setempat pada sore hari.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih waspada terhadap aktivitas anak di area berisiko seperti sungai dan bendungan.
“Air yang tampak tenang bisa berbahaya bagi anak-anak. Pengawasan orang tua sangat penting,” pungkas Rinto. (jum/dhi/bud)
Editor : M. Ainul Budi