Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Boleh Ada Permainan! PI Jember Kawal Harga Pupuk Subsidi di Kios Resmi

M Adhi Surya • Senin, 29 September 2025 | 13:35 WIB
PI Jember perketat pengawasan, petani diminta waspada kios jual pupuk di atas HET.
PI Jember perketat pengawasan, petani diminta waspada kios jual pupuk di atas HET.

Radar Jember - PT Pupuk Indonesia (PI) Jember tak sekadar menyalurkan pupuk bersubsidi, namun juga turun langsung ke lapangan.

Tim ini intensif menyambangi kios-kios resmi untuk memastikan harga yang dibayar petani benar-benar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang sudah dipatok pemerintah.

Account Executive PI Jember, Slamet Saputra, mengatakan kunjungan ke kios menjadi agenda rutin untuk mengawal penyaluran pupuk.

“Kami tidak hanya cek stok, tetapi juga memastikan harga di nota penjualan sesuai HET. Transparansi ini penting agar petani tidak terbebani,” ujarnya.

HET pupuk bersubsidi, jelas Slamet, telah ditentukan pemerintah.

Urea dijual Rp2.250 per kilogram, NPK Rp2.300, NPK kakao Rp3.300, ZA Rp1.700, serta pupuk organik Rp800.

“Semua kios wajib patuh. Harga ini berlaku sama, tidak boleh lebih tinggi,” tegasnya.

Selain pengecekan, setiap kunjungan juga disertai pengawasan pemasangan stiker HET di kios.

Stiker ditempel di tempat strategis agar mudah dibaca petani.

“Kalau ada kios yang coba-coba menaikkan harga, petani bisa langsung membandingkan dengan HET resmi,” jelas Slamet.

Ia menegaskan, kunjungan ini tidak hanya sebatas kontrol, melainkan juga bentuk pendampingan.

“Kami tekankan kepada pemilik kios bahwa subsidi pupuk ini untuk meringankan petani. Jadi jangan sampai ada permainan harga di lapangan,” tambahnya.

PI Jember bahkan menyiapkan sanksi bagi kios yang melanggar.

“Kalau kedapatan menjual di atas HET, akan kami beri peringatan tegas. Prinsipnya, subsidi ini harus tepat sasaran dan tidak boleh ada yang dirugikan,” katanya.

Menurut Slamet, intensitas kunjungan akan diperbanyak terutama saat musim tanam.

Pasalnya, di periode itu kebutuhan pupuk melonjak.

“Kami ingin memastikan petani tenang, tidak ada masalah harga, dan stok tetap aman,” tuturnya.

Dengan pola pengawasan langsung ini, PI Jember berharap tidak ada lagi keluhan soal pupuk bersubsidi.

“Kalau kios patuh HET, petani bisa fokus menanam tanpa khawatir harga pupuk yang mencekik,” pungkas Slamet. (dhi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#pupuk indonesia #Jember #het #pupuk #Pupuk Subsidi #pt pupuk indonesia