PUGER KULON, Radar Jember - Cuaca ekstrem kembali terjadi di perairan Pancer Puger, Kecamatan Puger.
Ombak dengan ketinggian 2,8 meter terjadi sejak dua hari lalu hingga Selasa (9/9). Selain ombak besar dan angin kencang juga ada kabut. Sebagian nelayan Puger tidak ada yang berangkat.
AIPTU Agus Riyanto PS KBO Satpol Air Polres Jember di Puger mengatakan, pihaknya menghimbau kepada nelayan untuk sementara agar tidak melaut.
Karena ketinggian ombak pada Selasa (9/9) cukup tinggi sekitar 2,7 meter hingga 2,8 meter. Selain ombak besar juga terjadi angin kencang ditengah dan keluar kabut.
"Sejak pagi sudah terlihat kabut sehingga dibagian tengah hanya terlihat kabut tebal. Kalau memang mau maksa berangkat melaut agar tetap menggunakan pelampung," kata Agus.
Masih menurut Agus, nelayan memilih tidak berangkat karena memang ombaknya besar dan diikuti angin kencang.
“Sebagian nelayan yang tidak berangkat memilih memperbaiki jaring dan mengecat jukungnya,” lanjut dia.
Ketika tidak berangkat, jukung dan perahu diparkir disepanhang sungai besini dan disekitar dermaga. "Karena yang rawan ketika memaksa berangkat yakni kabut, karena dari jarak dekat saya tidak kelihatan karena tebalnya kabut, pungkasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, jukung dan perahu milik nelayan diparkir di sepanjang sungai besini, muara sungai bedadung dan disekitar dermaga Puger.
Pemancing yang biasa di break water hanya sedikit yang berani karena ombak memang besar. Mereka memilih mancing ditempat aman disekitar muara sungai bedadung.(jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi