Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Mengenal Fly Jaya, Maskapai Baru yang Akan Mengudara dari Langit Jember Menuju ke Ibu Kota Jakarta

Maulana RJ • Rabu, 13 Agustus 2025 | 03:09 WIB
Pesawat Fly Jaya saat melayani penerbangan Jakarta - Yogyakarta. Kini, maskapai ini dikabarkan segera mengudara melalui Bandara Notohadinegoro Jember. (Foto. Instagram Fly Jaya)
Pesawat Fly Jaya saat melayani penerbangan Jakarta - Yogyakarta. Kini, maskapai ini dikabarkan segera mengudara melalui Bandara Notohadinegoro Jember. (Foto. Instagram Fly Jaya)

AJUNG, Radar Jember - Pemkab Jember terus mematangkan persiapan untuk menghidupkan kembali operasional Bandara Notohadinegoro di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung, Jember.

Tidak sekedar hidup, sedianya bandara ini juga akan melayani penerbangan dengan rute baru yakni Jakarta Jember.

Rencana itu akan dilakukan soft launching oleh Bupati Jember Muhammad Fawait tepat saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yakni pada 17 Agustus 2025. 

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Soal Bandara Notohadinegoro: Pendahulu Kita Sudah Menghadirkan, Sekarang Tugas Kita Menghidupkan

Terkait rencana penerbangan itu, Pemkab Jember diketahui telah meneken kerjasama dengan Fly Jaya, sebuah maskapai baru yang hadir di industri aviasi Indonesia.

Ia menegaskan pesawat yang akan mengudara menuju ibu kota itu bukan jenis carter, namun Avions de Transport Regional atau ATR. "Yang kita gunakan nanti jenis pesawat ATR," jelas Gus Fawait, sapaan akrab dia.

Sedianya, pesawat yang akan mengudara di Bandara Notohadinegoro Jember menggunakan pesawat tipe ATR 72-500, bermesin twin-turboprop yang diklaim lebih efisien bahan bakar. 

Dihimpun dari berbagai sumber, pesawat jenis ini sanggup terbang sejauh 1.370 kilometer, dengan kecepatan terbang sekitar 518 km/jam, dan setinggi jelajah 15.000-25.000 kaki.

Baca Juga: Kado HUT Ke-80 RI! Bandara Notohadinegoro Layani Penerbangan Jember-Jakarta Mulai 17 Agustus

Pesawat Fly Jaya ini berdiri di bawah naungan PT. Surya Mataram Nusantara, perusahan yang baru berdiri 2024 kemarin dan resmi mengudara per Juli 2025, dengan menawarkan penerbangan low cost carrier.

Pesawat ini take-off dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta secara direct atau tanpa transit. 

Perkiraan durasi tempuh sekitar 1 - 2 jam, menyediakan 72 seat dengan konfigurasi 2-2.

Meski tingkat kedap suaranya rendah, pesawat ATR ini dinilai jago menerabas medan terpencil atau terisolir, dengan runway yang relatif lebih pendek ketimbang yang dibutuhkan pesawat Boeing atau jenis Airbus. 

Karakter ini sesuai dengan panjang runway Bandara Notohadinegoro yakni 1.560 meter.

"ATR lebih aman daripada pesawat besar macam Boeing atau Airbus, dan memang biasanya tidak menjadi pilihan karena harganya lebih mahal, karena itu kita upayakan bikin murah (harga tiketnya)," tegas Gus Fawait.

Baca Juga: Tumbuhkan Semangat 45 Membangun Jember, Teguhkan Komitmen Tangani Kemiskinan, Bupati Fawait Pastikan akan Terus Bersinergi

Ia menambahkan, dipilihnya rute penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Internasional Halim Perdanakusuma menuju Jember, melalui Bandara Notohadinegoro, bukan tanpa alasan.

Menurut dia, keberadaan Bandara Halim yang cukup strategis berada di jantung ibu kota, menjadi faktor penentu dipilihnya rute flight ini.

"Tidak mudah bisa ngegolin ke bandara ini, karena ini (Halim Perdanakusuma) merupakan bandara yang istimewa, tetapi Alhamdulillah bandara kita bisa mengaksesnya, bersama Fly Jaya," katanya, kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (12/8).

Ikhtiar menghidupkan kembali Bandara Notohadinegoro Jember ini terus dilakukan.

Baca Juga: Dianggap Pramuka Sejati, Muasal Istilah Gus Darling dan Fundamental yang Disematkan kepada Bupati Jember Muhammad Fawait 

Sebelum dijadwalkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2025, Gus Fawait, bersama sejumlah kepala bagian, badan, dan OPD, sempat turun langsung meninjau kesiapan bandara.

Di lokasi, ia mengecek beberapa sarana-prasarana bandara. Mulai dari landasan pacu, ruang tunggu, kamar kecil, dan beberapa sarana pendukung lainnya untuk memastikan kesiapan bandara. 

"Bandara kita memang belum ideal, tapi kita buka dulu, agar Jember tidak lagi terisolir. Dengan pesawat baru, maskapai baru, dan tentunya ini sejarah baru, kita soft launching 17 Agustus untuk penerbangan perdana, setelah itu kita umumkan kembali akhir Agustus atau awal September, untuk normalnya," pungkas Gus Fawait.

 

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #jakarta jember #Bandara Notohadinegoro #airbus #kemerdekaan #Fly Jaya #pesawat ATR #Jakarta #bandara #boeing #bandara halim perdanakusuma #17 agustus #aviasi indonesia #Gus Fawait