Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Korsleting Listrik di Warung Nasi Diduga Picu Kebakaran Pasar Rambipuji Jember

Jumai RJ • Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:15 WIB
SELIDIKI PENYEBAB: Tim Inafis Satreskrim Polres Jember olah TKP kebakaran di Pasar Rambipuji, Desa/Kecamatan Rambipuji, Selasa (12/8).
SELIDIKI PENYEBAB: Tim Inafis Satreskrim Polres Jember olah TKP kebakaran di Pasar Rambipuji, Desa/Kecamatan Rambipuji, Selasa (12/8).

Radar Jember - Untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran empat kios di Pasar Rambipuji, di Dusun Kidul Pasar, Desa/Kecamatan Rambipuji, Satreskrim Polsek Rambipuji berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (12/8).

Kedatangan Tim Inafis Polres Jember ke TKP didampingi Kanitreskrim Polsek Rambipuji Bripka Bambang Febri.

Mereka langsung menuju ke warung nasi milik M. Khoirul Anam, sebagai tempat awal munculnya api.

Di kios berukuran 4x3 meter yang ditempati untuk berjualan nasi itu, polisi kemudian mendatangi stop kontak.

Di sinilah diduga kuat api pertama kali muncul karena korsleting listrik.

Kebakaran yang terjadi di dalam pasar itu menghabiskan satu los berukuran 12x4 meter di tengah pasar.

Menurut M. Khoirul Anam, pemilik warung, di kiosnya itu ada stop kontak untuk lemari es, mesin air, serta penanak nasi.

Kanit Reskrim Polsek Rambipuji Bripka Bambang Febri mengatakan, untuk mengetahui penyebab kebakaran itu pihaknya berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember.

Hasil penyelidikan, kuat dugaan mengarah pada korsleting listrik pada stop kontak.

“Diduga terjadinya kebakaran berawal dari warung nasi milik M. Khoirul Anam yang ada di los tersebut,” katanya.

Api terus menjalar ke beberapa lapak yang berjualan empon-empon atau kelengkapan bumbu masak milik Jumaiya, warga Desa Petung, Bangsalsari , dan Tika, warga Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji.

“Beruntung los yang terbakar itu dari bahan galvalum, tiang beton, dan atap dari genting. Kalau misalnya masih dari bahan kayu bisa semua kios ikut terbakar,” kata Bambang.

Di lokasi itu, polisi kemudian mengambil sejumlah sampel.

"Sekitar 1 jam tim Inafis melakukan olah TKP di los yang terbakar dan mengambil sisa kebakaran seperti magic com, stop kontak, dan kabel yang terbakar," kata Bambang.

Selain itu, beruntung kios yang terbakar terbuat dari bahan galvalum dan tiang tembok, sehingga tidak sampai roboh.

Jika roboh, kebakaran bisa lebih besar dan meluas.

"Kalau yang terbakar dari kayu bisa merembet di kios lainnya karena jaraknya berdekatan. Apalagi lokasinya di dalam pasar, itu banyak kios,” pungkasnya. (jum/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #tim inafis #kebakaran pasar #Polres Jember #korsleting listrik #Rambipuji