Radar Jember – Plafon teras depan kelas 3 SDN Curahtakir 03, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Jember, ambrol Selasa (22/7/2025) kemarin.
Insiden itu terjadi pada pukul 06.15 atau sebelum siswa tiba di sekolah.
Plafon itu jatuh karena kondisinya sudah lama rusak, tapi tiada perbaikan.
Beruntung, saat plafon ambrol, siswa belum tiba di sekolah.
Jika tidak, bisa berbahaya, karena di depan ruang kelas 3 dan kelas 2 itu setiap harinya menjadi tempat bermain siswa.
Hardian, salah satu guru, mengatakan ambrolnya plafon teras depan kelas itu terjadi sebelum siswa datang.
Sehingga, tidak sampai menimpa siswa
“Ada beberapa eternit yang jatuh. Namun, saat siswa belum ada yang datang. Karena sudah membahayakan, maka sebelum terjadi ambrol susulan langsung kami diturunkan semua,” katanya.
Dikatakan, plafon setiap ruang kelas mulai ada yang ambrol.
Bahkan ruang kelas yang baru mendapatkan perbaikan tahun 2019 lalu juga sudah rusak.
“Bukan hanya plafon teras yang sudah ambrol, tetapi beberapa kelas juga sudah ambrol. Karena belum lama mendapat perbaikan sudah rusak,” ucapnya.
Hampir seluruh plafon kayunya dimakan rayap.
Saat musim hujan, tembok sekolah lembap dan banyak rayap yang menggerogoti kusen hingga naik ke plafon.
Hal ini yang membuat plafon sekolah ambrol. (jum/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh