Radar Jember - Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan jalur afirmasi yang sebelumnya bisa digunakan untuk pegawai honorer mendaftar PPPK.
Sebagai gantinya, seleksi berikutnya akan berlaku secara terbuka dan dipastikan lebih kompetitif.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Sukowinarno.
"Kebijakan pemerintah pusat, yang kita ikuti bahwa ke depan itu sudah tidak ada lagi kebijakan afirmasi seperti yang PPPK kapan hari itu," jelasnya.
Suko, sapaannya, juga membeberkan, seleksi calon abdi negara yang baru ini akan berjalan lebih kompetitif ketimbang jalur afirmasi tersebut.
Seba, dapat diikuti oleh semua masyarakat, warga negara Republik Indonesia.
"Sehingga nanti (seleksi berikutnya, Red) kita buka dan secara terbuka bahwa setiap warga negara Indonesia bisa mendaftar di situ," jelasnya.
Ia juga memperkirakan, model seleksinya akan seperti halnya saat menggunakan computer assisted test atau CAT.
"Dalam arti, persaingan itu benar-benar persaingan yang terbuka, seperti yang biasa kita laksanakan di model CAT, itu," tambahnya.
Informasi terakhir, Pemkab Jember baru saja menerima 228 PNS baru dan menyerahkan SK kepada 1.847 PPPK baru, beberapa pekan lalu.
Meski begitu, belum diketahui kapan seleksi pegawai berikutnya akan digelar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan akan digelar seusai pembahasan perubahan APBD. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh