Radar Jember – Nenek Kamsiah, ditemukan tergeletak di bawah reruntuhan kandang sapi, di belakang rumahnya.
Meski sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawa perempuan berusia 61 tahun itu tak selamat.
Ceritanya, bencana angin kencang sempat menerjang Dusun Sumber Gayam, Desa Balet Baru, Kecamatan Sukowono, Jember, Rabu (4/6/2025).
Ini menyebabkan dapur rumah dan kandang sapi milik Kamsiah roboh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widodo Julianto mengatakan, robohnya dapur dan kandang sapi itu mengenai korban.
“Berdasar keterangan Ketua RW setempat, Jamal, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.00,” katanya.
Kamsiah dari dalam rumahnya bermaksud memberi pakan sapi.
Dari dalam rumah, dia melewati dapur untuk menuju kandang sapi di belakang rumahnya.
Namun, secara tiba-tiba angin kencang menerjang dari arah selatan dan merobohkan dapur serta kandang sapi milik korban.
“Kandang sudah lapuk, sehingga menyebabkan korban tertimpa robohan kayu,” kata Widodo.
Mengetahui korban tertimpa reruntuhan material atap dapur, saksi bersama suami korban membawa korban ke Klinik Keluarga Sukowono.
“Namun, sesampainya di klinik, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemilik Warung di Rambipuji Jember Ini Bongkar Sendiri Bangunan Warungnya, Ada Apa?
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah, lalu dimakamkan.
Widodo menerangkan, dapur dan kandang yang ambruk itu berukuran 4x6 meter.
Kondisinya rusak berat.
Dia mengimbau agar masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem pada bulan Juni ini.
“Kami menerima informasi itu sekira pukul 10.00. Lalu. kami langsung menuju ke rumah korban untuk asesmen dan penyaluran bantuan,” jelasnya.
Beberapa bantuan yang dikirim berupa satu paket sandang, paket kebersihan, paket sembako, kasur lipat, tikar lipat, dua terpal, selimut, paket makanan, family kit, hingga peralatan masak dan makan. (jum/kin/c2/nur)
Baca Juga: DUH! Pelti Jember Sambatan Tak Punya Uang, Dianggap Tidak Peduli Persiapan Atlet
Editor : Imron Hidayatullahh