Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Banyak Cabor di Jember Bertekad Berangkat Porprov Secara Mandiri, Atlet Sampai Harus Mengorbankan Kebutuhan Nutrisi

Imron Hidayatullahh • Senin, 19 Mei 2025 | 13:15 WIB
SEMANGAT: Atlet Porprov panahan Jember melakukan pemusatan latihan, Sabtu (17/5/2025). (YULIO FA/RADAR JEMBER)
SEMANGAT: Atlet Porprov panahan Jember melakukan pemusatan latihan, Sabtu (17/5/2025). (YULIO FA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Porprov Jatim IX 2025 akan digelar di wilayah Malang Raya, pada 28 Juni hingga 5 Juli 2025.

Totalnya ada 62 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan.

Sebanyak 38 kabupaten/kota se-Jatim dipastikan menurunkan atlet terbaiknya untuk mengikuti event akbar dua tahunan tersebut, termasuk Jember.

Pada Porprov Jatim VIII 2023 di Sidoarjo, Jember mampu finish di peringkat 15, dengan 16 medali emas, 14 perak, dan 33 perunggu.

Jika dibandingkan saat Jember menjadi tuan rumah Porprov Jatim VII 2021, Jember saat itu melesat di peringkat ke-9, dengan mengoleksi 20 medali emas, 17 perak, dan 45 perunggu.

Kini, pada Porprov Jatim IX 2025, banyak cabor yang diturunkan dengan biaya sebesar Rp 3,1 miliar, dari rencana awal 5,6 miliar.

Namun, selain yang dibiayai Pemkab Jember, banyak cabor lain yang tidak dapat bantuan biaya untuk menuju Porprov Jatim 2025 ini.

Di antara cabor yang dibiayai pemerintah yaitu dancesport, catur, atletik, tarung derajat, balap sepeda, petanque, aero sport–paralayang, tinju, dan cabor kurash.

Sementara yang tidak dibiayai pemerintah di antaranya adalah, sepak bola, bola voli, drum band, e-sport, dan aero sport–aeromodeling.

Sementara itu, salah satu cabor yang dibiayai pemerintah adalah cabor panahan yang mendapat kuota 10 atlet untuk Porprov Jatim IX di Malang Raya.

Meski begitu, mereka tetap berencana membawa 20 atlet, sama seperti edisi sebelumnya.

Targetnya juga lebih tinggi, yakni meraih 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu, setelah pada Porprov sebelumnya hanya membawa pulang 2 perunggu.

Pelatih cabor panahan, Tria Mega Puspitasari, mengatakan bahwa 10 atlet yang mendapat kuota akan menyisihkan sebagian biaya untuk mendukung para atlet yang berangkat secara mandiri.

“Biasanya kami mengambil Rp 300 ribu per orang. Nanti uang itu dikumpulkan untuk membantu biaya makan, transportasi, dan penginapan atlet mandiri. Biar bebannya tidak terlalu berat,” katanya.

Mega menjelaskan, 10 atlet yang mendapat kuota dipilih melalui dua tahap seleksi yang dilakukan sejak bulan lalu.

Seleksi tersebut menilai skor tes panahan serta mempertimbangkan pengalaman atlet yang pernah meraih medali.

Saat ini, mereka telah memasuki tahap pemusatan latihan.

Namun, keterbatasan anggaran membuat mereka harus berhemat.

Meski hanya mendapat dukungan dana untuk lima kali pertemuan dari Dispora, cabor panahan tetap menggelar 23 kali pertemuan pemusatan latihan.

Akibatnya, mereka harus menunda pemenuhan nutrisi untuk para atlet.

“Terpaksa, susu, vitamin, dan nutrisi lainnya kami berikan di akhir menjelang keberangkatan. Kalau beli sekarang, bisa habis duluan,” ujar Mega. (mau/yul/c2/nur)

Baca Juga: Minta Pembentukan KMP Tetap Guyub, Soal Kabar Dinamika Negatif, Begini Kata Bupati Jember Gus Fawait  

Editor : Imron Hidayatullahh
#cabor #Porprov Jatim 2025 #Panahan #Atlet