Radar Jember – Sebanyak 306 calon jemaah haji (CJH) asal Jember yang tergabung dalam kloter 50 akan diberangkatkan besok (15/5/2025) siang.
Ini merupakan kloter terakhir dari Jember yang akan berangkat menuju Tanah Suci.
Para jemaah terlebih dahulu akan dikumpulkan di Alun-Alun Kecamatan Tanggul sebagai titik pemberangkatan sebelum menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
CJH kloter 50 berasal dari tiga titik keberangkatan berbeda.
Rombongan terbesar berasal dari KBIHU Al Gozalie Kranjingan, disusul CJH dari Masjid Jami Al Barokah Kalisat, dan terakhir dari KBIHU Nurul Qarnain.
Mereka akan diberangkatkan dalam rombongan terpisah sebelum berkumpul bersama di Alun-Alun Tanggul sekitar pukul 12.00.
Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jember Nur Sholeh mengatakan, rombongan dari KBIHU Al Gozalie Kranjingan berjumlah sekitar 200 orang.
Mereka akan diberangkatkan pukul 10.00 dengan menggunakan lima armada bus.
Sementara itu, sebanyak 72 CJH dari Masjid Jami Al Barokah Kalisat akan menggunakan dua bus untuk menuju titik kumpul.
Adapun 26 CJH lainnya dari KBIHU Nurul Qarnain akan berangkat menggunakan satu unit bus.
"Semua jemaah dijadwalkan tiba di titik kumpul Tanggul tepat tengah hari pada Kamis (15/5)," ujarnya.
Setelah seluruh jemaah terkumpul di Alun-Alun Tanggul, mereka akan melanjutkan perjalanan bersama menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Perjalanan diperkirakan akan memakan waktu sekitar lima jam.
Jika tidak ada kendala, seluruh CJH akan tiba di asrama sekitar pukul 17.00.
Di Asrama Haji Sukolilo, para CJH akan menjalani proses pemeriksaan akhir dan pembekalan sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.
Tahapan ini mencakup pengecekan dokumen, kesehatan, serta pengarahan teknis terkait pelaksanaan ibadah haji.
Nur Sholeh juga menegaskan bahwa seluruh CJH dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan ibadah haji.
“Alhamdulillah, seluruh calon jemaah telah menyelesaikan manasik dan memenuhi syarat kesehatan. Kami doakan mereka diberi kelancaran dan kesehatan dalam menunaikan ibadah haji,” pungkasnya. (dhi/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh