radar jember - SEBENARNYA di JPL 09 itu sudah terpasang rambu lalu lintas oleh Dinas Perhubungan Jember.
“Tetapi, selama ini keberadaan early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini tidak pernah berfungsi. Salah satunya karena perangkat yang terpasang dengan menggunakan tenaga surya itu ada yang hilang. Salah satunya aki yang sudah dipasang pengaman itu hilang,” jelas Misyati.
“Kadang lampunya hidup kadang juga mati, pernah juga alarmnya bunyi sendiri. Sehingga pengendara yang lewat takut mau melintas. Ternyata alarmnya bunyi sendiri. Sehingga dengan hilangnya aki untuk menghidupi alarm peringatan dini mau ada kereta lewat juga membahayakan pengendara yang akan melintas,” katanya.
Rambu lalu lintas yang dipasang disisi selatan rel dan utara lintasan kereta api sudah lama tidak berfungsi. “Salah satunya karena baterai kering yang ada di lampu peringatan itu dicuri. Sehingga rambu-rambu yang sudah ada tidak berfungsi,” imbuhnya.
Informasi yang dihimpun di JPL tersebut sudah ada empat orang yang tertabrak kereta. Misyati pun bersaksi, pernah pengendara motor hingga terjatuh.
“Beruntung orangnya saya tarik dan hanya sepeda motornya saja terseret kereta dari arah Banyuwangi. Sehingga orangnya selamat dan hanya sepedanya saja yang hancur,” ceritanya.(jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi