KALISAT, Radar Jember – Kantor Bank Jatim Cabang Pembantu Kalisat di Jalan Diponegoro nomor 110, Dusun Krajan 1, Desa/Kecamatan Kalisat, terbakar pada pukul 02.00, Selasa (29/4). Insiden itu pun mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar dan bangunan bagian dalam ludes.
Kejadian itu sempat membuat warga setempat panik, karena khawatir api menjalar ke bangunan lain.
Seorang satpam bank menderita luka bakar. Dia adalah Muhammad Zainul, pemuda 27 tahun yang tinggal di Dusun Barat, desa setempat. Korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, punggung, dan tangan. Saat itu, korban dilarikan ke IGD Puskesmas Kalisat. Selanjutnya, dirujuk ke RSUD dr Soebandi Jember.
Kapolsek Kalisat Iptu Ika Mufid Dati mengatakan, insiden kebakaran itu kali pertama diketahui satpam yang menjadi korban luka bakar. Api saat itu muncul dari ruangan server, pada saat Zainul tengah tidur di sofa, dalam ruangan. Sekira pukul 02.00, saksi merasa bagian wajahnya kepanasan. Begitu terbangun, dirinya kaget karena api sudah membesar. "Saat kejadian saksi mendapati bagian ruangan server sudah terbakar,” katanya.
Spontan, saksi yang malam itu piket segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menyemprotkannya ke arah api. Tak hanya itu, jaringan listrik juga langsung dimatikan dan dia berteriak minta tolong.
Ketika berusaha memadamkan api, kondisi api terus membesar dan membakar sebagian ruangan. Di dalam ruangan itu korban akhirnya mengalami luka bakar. Upaya pemadaman dengan APAR sia-sia. Api terus membesar dan merembet ke bagian lain. Insiden kebakaran itu pun mengundang warga sekitar.
Saat itu, saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalisat dan posko damkar yang ada di Kantor Kecamatan Kalisat. “Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” katanya.
Di lokasi, petugas bergegas memadamkan api dan mengevakuasi satpam yang mengalami luka bakar ke rumah sakit. “Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara, Red), penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik pada bagian ruangan server,” katanya.
Sementara itu, di sekitar ruang server diketahui ada tumpukan kertas yang mudah terbakar. “Kerugian belum bisa ditaksir. Hanya saja, kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik,” kata mantan KBO Satlantas Polres Jember itu.
Atas insiden itu, Unit Reskrim Polsek berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember dan dilakukan pengecekan di bagian ruang server yang terbakar lebih awal. Guna memastikan penyebab kebakaran, Polres Jember berkoordinasi dengan Tim Labfor Polda Jatim dan akan turun langsung ke TKP, hari ini (30/4). “Hal ini untuk mengetahui secara pasti apa penyebab terbakarnya kantor bank milik pemerintah itu. Untuk itu, Kantor Bank Jatim masih dipasang police line,” tegas Mufid.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, sebelum Kantor Bank Jatim dipasang police line, di lokasi terlihat banyak ibu-ibu berseragam putih dan hitam mendatangi Kantor Bank Jatim tersebut. Setelah dipasang police line, selembar banner dipasang untuk memberitahukan bahwa pelayanan dialihkan ke Kantor Bank Jatim Sempolan untuk sementara. (jum/c2/nur)
Editor : Nur Hariri