SUMBEREJO, radar Jember - Pemilik kuda tunggangan memanfaatkan suasana liburan lebaran. Seperti pemilik kuda tunggangan Firman, 25, warga Desa Cangkring. Sejak hari kedua lebaran dirinya sudah berada dipantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Mereka benar - benar mengambil momen disetiap liburan untuk menawarkan jasa kuda tunggangan kepada wisatawan.
Sekali naik satu orang yang naik kuda cukup membayar Rp 15 ribu saja per orang. Jarak tidak terlalu jauh, mereka hanya menuntun kuda yang dinaiki.
“Meski cuaca cukup terik tapi masih ada saja pengunjung yang mau naik kuda. Biasanya kalau untuk dua anak kecil saya diskon ongkosnya,” beber Firman.
Dia menambahkan ada pula anak yang harus didampingi orang tuanya. “Ada juga ibu-ibu yang naik bersama anaknya. Alhamdulillah sejak H + 2 Lebaran lumayan cukup banyak. Kudanya ini berangkat dari rumah dinaikkan gerobak, pulangnya juga begitu dinaikkan gerobak ditarik sepeda motor,” pungkas Firman.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, bukan hanya di pantai Payangan, Kecamatan Ambulu yang ada menyewakan jasa kuda tunggangan. Tetapi dipancer Puger juga terlihat ada dua kuda tunggangan. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi