Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pasca Bencana Puting Beliung di Sumberjambe Jember, Begini Kondisi TPQ yang Tertimpa Pohon Durian Besar, Beruntung Tak Ada Siswa

Radar Digital • Senin, 3 Maret 2025 | 17:30 WIB

 

RATA DENGAN TANAH: Kondisi TPQ yang tertimpa pohon durian berukuran besar, kemarin. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (JUMAI/RJ)
RATA DENGAN TANAH: Kondisi TPQ yang tertimpa pohon durian berukuran besar, kemarin. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (JUMAI/RJ)
 

JAMBEARUM, Radar Jember – Pasca terjadinya bencana angin puting beliung di Dusun Pace, Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe pada Jumat (28/2) lalu, warga masih membersihkan kayu dan puing reruntuhan. Terlihat puluhan pohon durian berukuran besar masih dibiarkan.

Seperti pohon durian yang menimpa bangunan TPQ Darul Quran dan Madin Miftahul Ulum Ibrahimy, milik Amiruddin, 48 warga setempat masih dibiarkan menimpa bangunannya. Hanya saja pohon besar itu sudah dipotong menjadi beberapa bagian.

Karena ukurannya besar, sehingga sulit untuk dipindah. Sementara itu puing-puing bangunan TPQ dari bahan galvalum sudah mulai dipotong-potong. Beruntung, saat terjadi bencana puting beliung, siswa memang libur karena persiapan untuk bulan Ramadan.

Amiruddin, pengasuh dari TPQ mengatakan, sebelumnya memang sudah terdengar suara gemuruh. Secara tiba-tiba hujan tetapi tidak deras, namun disertai dengan angin yang cukup kencang. “Kebetulan saya sedang berada di dapur, saya baru datang ambil benih langsung ke dapur. Kebetulan anak saya ada dibagunan yang tertimpa pohon durian yang roboh, sehingga Istri semakin panik,” katanya.

“Secara tiba-tiba terdengar suara keras ternyata pohon durian roboh ke bangunan TPQ roboh hingga hancur,” jelas dia.

Pohon durian yang roboh ke bangunan TPQ, ada lagi pohon durian ukuran besar didepan rumahnya roboh hingga menimpa tembok pagar dan gazebo.

“Alhamdulillah saat terjadi angin, siswa sedang libur sehingga tidak ada korban jiwa. Biasanya gedung TPQ itu untuk sekolah. Istri saya terus panik ketika melihat pohon durian besar roboh. Apalagi rumah tetangga juga tertimpa pohon durian berukuran besar,” kata Amiruddin.

Dirinya berharap dengan kejadian itu ada bantuan dari pemerintah setempat kepada warga.

“Karena rata-rata yang menjadi korban itu orang yang tidak mampu. Sehingga mereka juga ada yang masih menempati rumahnya meskipun sudah kondisinya rusak,” katanya.

Sementara itu pasca terjadinya bencana, anggota Polri dan TNI bersama perangkat desa melakukan kerja bakti.

“Untuk kerusakan rumah cukup banyak termasuk fasum seperti masjid dan PJU. Yang sangat butuh perbaikan yakni fasum, seperti di masjid dan bangunan TPQ ini,” pungkasnya.

Disisi lain, Moch Sucipto, Kasun setempat mengaku kerusakan yang cukup parah akibat putting beliung ini di Dusun Pace, RT.004/RW.001.

Menurutnya, ada satu keluarga yang rumahnya hancur karena tertimpa pohon ukuran besar. “Korban mengalami luka memar bersama istrinya karena bertahan dirumah karena anaknya bermain di dalam rumahnya. Barang-barang didalam rumahnya tidak bisa tertolong,” kata Sucipto.

Sementara itu Umar Faruk Camat Sumberjambe mengatakan, dengan kejadian bencana angin putting beliung ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Jember dan Dinas Sosial. Karena jumlah rumah yang terdampak akibat puting beliung cukup banyak. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan rumah saja yang paling banyak. (jum/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #korban #Angin Puting Beliung #TPQ