HARGA bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jember belakangan terpantau fluktuatif. Meski ada beberapa komoditas yang naik turun, namun mayoritas diklaim masih stabil.
"Kami terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga yang signifikan. Stabilitas stok dan harga pangan menjadi prioritas kami, terutama menjelang Ramadan," urai Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma, Kamis (13/2).
Menurut dia, menjelang Ramadan 1446 Hijriah yang diprediksi jatuh pada 1 Maret 2025, Tim Satgas Pangan Polres Jember gencar memantau stok dan harga bapokting di sejumlah pasar tradisional di Jember. Hal itu menyusul surat telegram terkait situasi pangan di wilayah Jatim.
Hasil pengecekan, kata dia, didapatkan analisis dan evaluasi bahwa stok barang masih mencukupi dan harga bahan pokok penting relatif stabil. Meskipun terjadi fluktuasi harga setiap harinya. "Kami ingatkan pedagang dan distributor tidak melakukan penimbunan yang bisa memicu kenaikan harga secara tidak wajar," imbuh dia.
Potensi lonjakan harga bapokting ini sebelumnya diperingatkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember Tri Erwandi. Ia menyebut, komoditas seperti minyak, gula, telur, sampai kebutuhan sandang dan beberapa lainnya, langganan mengalami naik harganya saat menjelang Ramadan.
Erwandi menyarankan pemerintah daerah melalui OPD terkait agar memantau pergerakan harga itu. Serta memastikan suplai aman. "Dinas terkait harus mewaspadai dan memastikan ketersediaan pasokan mencukupi dengan harga terjangkau, agar tidak berdampak pada laju inflasi," jelas dia. (mau/c2/dwi)
Editor : M. Ainul Budi