BANGSALSARI, Radar Jember - Seorang remaja pria asal Kecamatan Bangsalsari, Jember, harus meregang nyawa usai hanyut di saluran sungai sekitar tempat tinggalnya, pada Minggu petang (2/2), sekira pukul 15.00 waktu setempat.
Hasil identifikasi oleh kepolisian menyebutkan, korban diketahui bernama Ahmad Dani Setiawan, 19, warga Dusun Curahketing, Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Jember.
Korban hanyut di sekitar aliran Sungai Dam Sukorejo, Dusun Tegal Gebang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Jember, sekitar pukul 15.00 Wib. Setelah dilakukan pencairan, korban bisa ditemukan pada malam harinya, pukul 21.25.
Kapolsek Bangsalsari AKP Joko Sumargo mengungkapkan, korban semula bersama dua temannya pergi memancing ikan di Dam Sungai Sukorejo sekira pukul 13.00 Wib. Kemudian, dua temannya memutuskan pulang lebih dulu sekira pukul 15.00 Wib. Namun saat itu korban tidak pulang.
"Korban tidak pulang, lalu dicari ke tempat pemancingan sudah tidak ada. Setelah dilakukan pengesatan sugai, korban ditemukan pukul 21.25 Wib dan dalam keadaan neninggal dunia," ungkapnya, Senin (3/2).
Joko menguraikan, dugaan sementara atas insiden itu karena korban terjatuh ke sungai dan tidak bisa berenang. Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda atau bekas penganiayaan di jasad korban.
"Korban meninggal dunia di TKP dan diduga tidak bisa berenang. Dan di tubuh korban juga tidak diketemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan," katanya.
Setelah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Sukorejo. Namun karena pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi, korban akhirnya langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. "Keluarga korban menerima sebagai musibah," imbuh dia.
Joko juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika pergi memancing di sungai. Terlebih hari ini tengah memasuki puncak musim hujan yang membuat debit/volume sungai meningkatkan.
"Bagi yang hobi memancing, kalau bisa pergi memancing bersama lebih dari satu orang, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas dia. (mau)
Editor : M. Ainul Budi