KALIWINING, Radar Jember - Wajah Terminal Tawang Alun berbenah.
Sejumlah fasilitas pendukung kenyamanan penumpang yang menunggu keberangkatan turut ditambah. Namun, belum terjadi peningkatan jumlah penumpang secara signifikan.
Penumpang yang menunggu bus di dalam terminal didominasi oleh penumpang jurusan Madura dan Yogyakarta.
Meski jurusan lain, seperti Surabaya, Malang, dan Jakarta, juga cukup diminati. Sementara, jurusan lainnya dianggap masih landai.
Kepala Terminal Tawang Alun Pudjiono mengatakan, penumpang yang berangkat dari Terminal Alun hampir dilayani untuk semua jurusan.
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP), melayani masyarakat untuk jurusan Jakarta, Yogyakarta, Kuningan, dan Sumatera. Sementara, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), melayani penumpang untuk jurusan Banyuwangi, Surabaya, Malang, Trenggalek, hingga Madura.
“Namun yang paling dominan jurusan Madura dan Yogyakarta,” imbuhnya.
Meski dua jurusan itu dominan pada malam hari, Puji menilai semua penumpang hampir merata pada siang hari.
Jumlah kendaraan yang beroperasi, menurutnya, mencapai 150 armada. Meski belum signifikan, dia menilai mulai terjadi peningkatan setelah dilakukan perbaikan di tempat tersebut.
“Karena terminal kami besar, keluar masuknya penumpang itu seperti sedikit,” tuturnya.
Sementara itu, Ahmad Faisal, penumpang jurusan Madura, mengatakan, setelah perbaikan dan penambahan fasilitas di Terminal Tawang Alun, kini tempatnya menjadi lebih nyaman.
Termasuk ruang tunggu yang dilengkapi dengan AC.
“Jadi, gak perlu panas-panasan nunggu bus di luar,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : M. Ainul Budi