Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jalan Depan Kampus di Jember Ini Ditanami Kursi, Hampir Tiap Hari Makan Korban

Radar Digital • Kamis, 23 Januari 2025 | 12:45 WIB

 

CUKUP DALAM: Lubang di jalan Karimata kini ditutup pakai kursi usai kerap memakan korban, Kemarin (21/1)
CUKUP DALAM: Lubang di jalan Karimata kini ditutup pakai kursi usai kerap memakan korban, Kemarin (21/1)

SUMBERSARI, Radar Jember -  Tingginya curah hujan yang menerpa Jember akhir-akhir ini tak sekedar menyebabkan bencana banjir di sejumlah titik.

Namun turut memperparah kerusakan ruas jalan, tak terkecuali di wilayah kota.

Seperti yang terjadi di sepanjang Jalan Karimata, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, terlihat sejumlah lubang menganga yang cukup dalam di jalan yang menjadi akses utama mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) itu.

Bahkan salah satunya berada tepat di depan gerbang Unmuh.

Kepala Keamanan Unmuh, Yuyun Derawanto yang kerap berjaga di sekitar lokasi mengaku begitu sering melihat orang terjatuh akibat lubang tersebut. Hal itu disebabkan, karena kondisi lubang yang begitu dalam.

“Diameternya memang kecil, tapi itu dalam. Kalau motor kencang ngelewatin lubang itu, sudah pasti 100 persen akan jatuh,” jelasnya.

Yuyun melanjutkan, kecelakaan akibat lubang tersebut lebih sering terjadi ketika malam hari. Sebab kebanyakan pengendara tak menyadari akan keberadaan lubang itu. Selain itu, dikatakan, kebanyakan para korbannya adalah orang yang jarang melewati jalan karimata. Sedangkan bagi yang kerap lewat, terkhusus mahasiswa Unmuh sangat jarang melewati jalan lubang itu. “Kalau mahasiswa sini (Unmuh) sudah hafal kalau ada lubang, tapi kadang ada juga yang kena jalan lubang. Tapi biasanya tidak sampai jatuh, paling bawaannya yang tercecer atau velg nya penyok dikit,” jelasnya.

Yuyun menceritakan, lubang itu mulai terbentuk sekitar tiga bulan lalu. Dirinya bersama warga sekitar pun telah beberapa kali melakukan perbaikan. Diantaranya dengan memasang batu bata, paving block, hingga karung goni yang berisi pasir. Namun semuanya tak berjalan dengan baik.

“Ketika ditambal dengan batu bata, tak lama berselang batanya hancur. Lalu diganti pakai paving, eh pas dilewati mobil pavingnya malah mental sampai merusak komponen mobil, akhirnya kami ganti pakai goni yang diisi pasir, malah berodol sampai pasirnya kemana mana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yuyun mengatakan, karena sering memakan korban, salah satu pemilik warung di sekitar lokasi berinisiatif memasang kursi sebagai tanda agar para pengendara dapat menghindar.

“Tadinya sempat saya kasih cone segitiga tapi malah hilang dicuri, nah kemudian kemarin saat hujan deras lubangnya tidak kelihatan. Terus sama tukang parkirnya warung dikasih kursi biar orang yang lewat bisa menghindar,” jelasnya.

Sementara itu terkait adanya kerusakan parah tersebut, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember, Eko Ferdianto, belum memberikan komentar saat dihubungi Jawa Pos Radar Jember melalui pesan WhatsApp. (yul/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Unmuh