Radar Jember – KA Logawa sekarang ini tengah menjalani uji coba rangkaian new generation. Uji coba ini ditujukan pada KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember pulang pergi, yang kini sedang mengalami uji coba perpanjangan lintasannya hingga Stasiun Ketapang Banyuwangi.
Sudah banyak video di media sosial yang memperlihatkan kereta Logawa dengan body terbaru yang sudah dipasangkan pada September 2024 silam, tidak bisa menembus Terowongan Garahan dengan mulus.
Sebelum-sebelumnya, KA Logawa sudah menangani perjalanan Purwokerto-Jember dengan mulus tanpa hambatan.
Meneruskan kesuksesan perjalanan rute yang sudah sering dijalani, PT KAI mencoba menembus Stasiun Ketapang Banyuwangi dengan KA Logawa Body terbarunya.
Stainless Steel New Generation mempunyai body yang lebih besar dari pada rangkaian KA Logawa sebelumnya, sehingga sulit untuk merengek masuk Terowongan Garahan.
Uji coba yang gagal pada gerbong baru KA Logawa menjadi evaluasi tersendiri bagi PT KAI untuk kembali menemukan solusi yang tepat agar perjalanan KA Logawa tertambat di Stasiun Ketapang dengan selamat.
Saat ini PT KAI tidak memiliki banyak opsi untuk menyelesaikan permasalahan ini, mereka tidak mungkin menghancurkan Terowongan tersebut demi meloloskan KA Logawa gerbong baru untuk sampai ke Banyuwangi.
Direktorat Jenderal Perkeretaapian mengungkapkan solusinya agar membuat Terowongan baru di samping TSterowongan Garahan.
“Upaya itu juga bisa dilakukan di Terowongan Garahan. Sehingga nilai sejarahnya tidak hilang,” ungkapnya.
Keselamatan penumpang juga diutamakan dalam perjalanan yang akan ditempuh KA Logawa dengan body terbarunya.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dengan pemeliharaan sarana dan prasarana yang optimal. Kami percaya kesiapan sarana dan prasarana adalah bagian terpenting dari operasional perjalanan kereta api,” ujar Raden Agus Dwinanto Budiadji selaku EVP of Corporate Secretary KAI.
Editor : Radar Digital