Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rangkaian KA Logawa Tersendat Saat Memasuki Terowongan, Berikut Sejarah Panjang Terowongan Garahan Silo Jember Dibangun Tahun 1901 Silam

Radar Digital • Jumat, 10 Januari 2025 | 01:35 WIB
Tampak terowongan Garahan Silo Jember, ketika pada era kolonial Belanda masa itu.(DOK WIKIPEDIA)
Tampak terowongan Garahan Silo Jember, ketika pada era kolonial Belanda masa itu.(DOK WIKIPEDIA)

radar jember - Bagi penumpang kereta api yang bepergian menuju Banyuwangi, nama Terowongan Garahan mungkin sudah tidak asing lagi.

Sebelumnya, nama terowongan ini kembali viral. Seusai, rangkaian uji coba KA Logawa yang tersendat saat memasuki terowongan tersebut.

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 9 Jember buka suara soal uji coba KA Logawa menggunakan rangkai gerbong terbaru Stainless Steel New Generation (SSNG) buatan PT INKA yang terkendala saat memasuki terowongan Garahan, Jember, Jawa Timur pada Selasa (7/1/2025).

Terowongan Garahan memiliki panjang 113 meter dan dulunya digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan seperti tembakau, kopi, dan karet dari Jember ke pelabuhan.

Tidak jauh dari Terowongan Garahan, terdapat Terowongan Mrawan yang juga dibangun pada awal 1900-an.

Terowongan Mrawan lebih istimewa karena merupakan terowongan kereta api terpanjang di Indonesia dengan panjang 690 meter.

Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, terowongan ini juga dibangun oleh Belanda untuk kepentingan distribusi hasil bumi.

Meski kedua terowongan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, lokasinya yang tidak mudah dijangkau membuat banyak warga Jember sendiri belum tentu mengenal atau mengetahui kisah di balik pembangunannya.

Editor : Radar Digital
#Jember #KA Logawa #SILO #Terowongan Garahan