Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

TERNYATA Ini Fakta Soal Banjir Kepung Kawasan Kota Jember

Radar Digital • Jumat, 13 Desember 2024 | 19:45 WIB
MENGGENANG: Situasi banjir di Jalan Mastrip Kelurahan Sumbersari, kemarin (12/12).
MENGGENANG: Situasi banjir di Jalan Mastrip Kelurahan Sumbersari, kemarin (12/12).

 

Jember Kota Dikepung Banjir

TEGALBOTO, Radar Jember - Hujan lebat terjadi cukup lama di kawasan kota Jember. Hal itu mengakibatkan banjir di beberapa lokasi, sore kemarin (12/12). Seperti di kawasan Kampus Tegalboto, yakni di Jalan Jawa, Jalan Mastrip, dan Jalan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, akibat banjir itu, tak sedikit rumah warga yang tergenang. Bahkan, sejumlah ruko di pinggir jalan juga terendam. Saat itu, ketinggian air sekitar 60 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa. Sejumlah kendaraan yang hendak melintas terpaksa putar balik dan banyak motor yang mogok.

Hujan deras turun di wilayah Jember kota ini terjadi mulai pukul 11.00. Dua jam setelahnya, banjir terjadi di Jalan Jawa. Akibat luapan sungai kecil. Kendaraan roda dua dan empat sudah tidak bisa lagi melintas. Ada beberapa yang nekat, namun berujung mogok di tengah genangan banjir.

Andika, salah seorang warga sekitar Jalan Jawa, menjelaskan, intensitas hujan yang cukup deras membuat aliran sungai kecil yang melintas di jalan tersebut meluap. Lokasi itu menurutnya sudah menjadi langganan banjir setiap tahun. “Di sini sudah langganan banjir setiap tahun. Kalau hujan deras sungai kecil itu pasti meluap," terangnya.

Pengakuan Andika, aliran sungai penyebab banjir itu sudah sering kali diperbaiki. Bahkan pernah juga dilakukan pengerukan agar sungai lebih dalam. Namun, saat hujan deras sungai tersebut belum mampu menampung debit air.

Tak hanya di Jalan Jawa, banjir juga mengepung di Jalan Mastrip. Juga berasal dari aliran sungai yang sama dan meluap. Demi keamanan, warga sekitar sempat memblokade jalan agar tidak dilalui kendaraan. Warga setempat juga terpantau membersihkan sejumlah saluran pembuangan di pinggir jalan.

Saat wartawan Jawa Pos Radar Jember datang ke lokasi, tingginya genangan air membuat aliran sungai, got, dan gang tidak terlihat. Saat berada di lokasi, tiba-tiba ada yang berteriak agar wartawan balik arah. “Jangan ke situ, itu sungai, bukan jalan,” kata warga setempat.

Tidak terlihatnya gang dan selokan serta sungai itulah yang membuat warga setempat turun jalan menghalangi pengendara agar tidak memaksa lewat. Banjir yang berasal dari sungai kecil di kawasan Jalan Jawa, Mastrip, dan Kaliurang akhirnya berangsur surut sejak sekitar pukul 16.00. Di lokasi juga masih sempat turun hujan hingga berita ini ditulis pukul 17.00, namun tidak begitu deras. Di lokasi, beberapa pegawai BPBD juga tampak membantu warga dan mengamankan lokasi.

Sementara itu, Petugas Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda Pos Meteorologi Penerbangan Notohadinegoro Jember Iwan Dwi Cahyono mengingatkan, hujan ekstrem diprediksi akan terjadi lagi hari ini (13/12). Intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat. “Peringatan dini tiga harian Jatim untuk hari Jumat terdapat potensi hujan ekstrem di Jember,” pungkasnya. (qal/dhi/c2/nur)

BANJIR DI KAWASAN KOTA JEMBER:

  1. Hujan lebat terjadi di kawasan Patrang, Kaliwates, dan Sumbersari, sejak pukul 11.00 hingga pukul 16.00, kemarin (12/12).
  2. Sebagian lingkungan dilanda banjir. Ada yang disebabkan luapan Kali Jompo, banjir luapan selokan, dan banjir genangan air hujan.
  3. Beberapa lokasi yang dilanda banjir yakni di Jalan Kaliurang, depan Kampus UT, di Jalan Jawa, Jalan Mastrip, dan di permukiman warga Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.
  4. Banjir genangan juga terjadi di Jalan Trunojoyo dan Kampung Ledok, Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.
  5. Selain itu, banjir genangan di Jalan Gajah Mada, lingkungan Condro, Pasar Kepatihan, Gang Dahlok, Gebang, serta genangan di area parkiran Hotel Java Lotus.
  6. Genangan air juga masuk ke rumah-rumah warga.
Editor : Radar Digital
#Jember #Banjir