RADAR JEMBER – Aksi lanjutan dari demonstrasi dan pemblokadean jalan yang dilakukan secara sporadis oleh warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember pada Selasa (3/12/2024) berakhir dengan mediasi antara kedua pihak yang terlibat. Mediasi ini difasilitasi oleh Muspika Kecamatan Puger bersama perwakilan dari PT Imasco Asiatic Tbk, pengelola pabrik semen Semen Singa Merah.
Sebanyak dua puluh orang perwakilan dari masyarakat Kasiyan Timur berkumpul di aula Kecamatan Puger untuk berdiskusi dan mencari titik temu dengan pihak pabrik. Dalam pertemuan tersebut, Ustad Muhammad, salah satu perwakilan masyarakat, mengungkapkan bahwa setelah berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat, ada sejumlah tuntutan yang disampaikan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami sudah capek dengan janji-janji yang tidak pernah terealisasi. Dulu kami hidup tenang, tapi sejak ada pabrik Imasco, hidup kami jadi terganggu,” kata Ustad Muhammad.
“Bayangkan, tengah malam tidur, tiba-tiba trailer lewat dan rasanya seperti gempa. Kalau tidak hati-hati di jalan ini, pasti kecelakaan. Tidak tahu lagi harus berkata apa, jalan ini benar-benar rusak parah.” tambahnya.
Masyarakat pun menyampaikan 14 poin tuntutan yang akan dibahas lebih lanjut dengan pihak Imasco, dengan harapan dalam waktu tiga hari bisa dicapai kesepakatan yang dituangkan dalam sebuah perjanjian tertulis.
Di sisi lain, Ribut Budiarto, perwakilan dari PT Imasco Asiatic, menyatakan bahwa sebagian besar tuntutan masyarakat bisa dipenuhi. Namun, ada dua isu yang masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, yakni terkait tonase jalan dan keberadaan pos pantau.
“Sebagian besar permintaan masyarakat akan kami penuhi, terutama terkait perbaikan jalan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Bina Marga Provinsi, dan akan ada peningkatan kelas jalan pada tahun 2025 mendatang,” ujar Ribut.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu menambal jalan yang rusak parah, terutama di sepanjang jalur antara Kecamatan Rambipuji hingga Puger.
“Untuk kesepakatan, kami rencanakan penandatanganannya pada hari Jumat,” tutup Ribut.
Editor : Radar Digital