KOPI asli Jember cukup diminati oleh penikmat kopi di berbagai daerah. Aroma dan rasanya yang khas menjadi daya tarik tersendiri.
Dataran tinggi di Jember, yaitu di lereng Gunung Argopuro, terkenal akan produksi tanaman kopinya. Terdapat tiga jenis kopi yang dihasilkan di sana.
Yakni kopi robusta, arabika, dan liberica. Kopi-kopi tersebut juga tumbuh subur di dataran tinggi Jember wilayah timur.
Bahkan di sana mampu menumbuhkan varietas kopi robusta baru, yakni kopi robusta Milo Pace.
Selama lima tahun terakhir, produksi kopi di Jember mengalami naik turun.
Menurut data dari BPS Jember, tahun 2019 Jember mampu produksi kopi sebanyak 417,29 ton. Pada tahun 2020 mengalami penurunan, menjadi 236,90 ton.
Masuk pada tahun 2021, produksi kopi di Bumi Pandalungan kembali mengalami peningkatan yang cukup drastis, yaitu sebanyak 9.089,10 ton.
Lalu, produksi kopi kembali menurun pada tahun 2022, yaitu 4.193,53 ton. Di tahun 2023, jumlah itu hanya mengalami sedikit peningkatan, 4.477,11 ton.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Jember Imam Sudarmaji menjelaskan, hingga kini pihaknya terus melakukan upaya untuk mempromosikan kopi asli Jember.
Dengan cara awal memastikan warga Jember cinta terlebih dahulu pada kopi khas Jember.
“Ketika warga Jember suka dengan kopi asli Jember, otomatis bakal meyakinkan warga luar Jember untuk suka dengan kopi Jember,” jelasnya.
Setelah itu, Pemkab Jember juga menggandeng stakeholder untuk membantu memasarkan kopi khas Jember.
Pemkab Jember juga tak pernah lupa untuk mem-branding kopi khas Jember pada kegiatan-kegiatan tingkat provinsi atau nasional.
Pemasaran melalui platform digital juga tak luput dari perhatian.
Imam menyebutkan, tak sedikit juga gerai kopi di Jember yang memasarkan kopi khas Jember.
“Banyak kafe yang menggunakan kopi khas Jember. Bahkan, jika ingin beli kopi yang masih bubuk, saat ini sudah mudah didapat,” pungkasnya. (qal/c2/nur)
Tentang Kopi Kabupaten Jember:
- Hasil produksi kopi fluktuatif, tapi cenderung meningkat.
- Kebanyakan kopi masih dijual mentah, hingga jenis bubuk tanpa merek.
- Untuk mencari kopi khas Jember masih cukup sulit, karena merek kopinya terbatas.
- Warga sulit untuk membeli kopi Jember karena di warung-warung dan toko jejaring masih sangat jarang.
- Perlu promosi, membangun brand, dan penyediaan pasar, sehingga warung dan toko jejaring juga menjualnya.
SUMBER: Diolah dari berbagai sumber.
Produksi Kopi Jember Lima Tahun Terakhir:
Tahun 2019 : 417,29 ton
Tahun 2020 : 236,90 ton
Tahun 2021 : 9.089,10 ton
Tahun 2022 : 4.193,53 ton
Tahun 2023 : 4.477,11 ton
SUMBER: BPS Jember
Editor : Radar Digital