Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

VIRAL DI JEMBER, Desa di Jember Ini Diduga Ada Tuyul, Warga Pasang Banner

Radar Digital • Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:23 WIB
DINILAI MERESAHKAN: Warga Dusun Ampo bersama Perangkat Desa Dukuhmencek dan jajaran Polsek Sukorambi menurunkan spanduk “Rawan Tuyul” agar tidak meresahkan, kemarin (30/10).
DINILAI MERESAHKAN: Warga Dusun Ampo bersama Perangkat Desa Dukuhmencek dan jajaran Polsek Sukorambi menurunkan spanduk “Rawan Tuyul” agar tidak meresahkan, kemarin (30/10).

DUKUHMENCEK, Radar Jember - Sejumlah spanduk atau banner bertuliskan imbauan daerah rawan tuyul dipasang warga di beberapa tempat dan viral di media sosial. Protes itu terjadi di lingkungan RT 2/RW 15, Dusun Ampo, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi.
Pemasangan banner itu sebagai bentuk keresahan warga atas dugaan adanya tuyul yang dipelihara oleh warga di desa setempat. Untuk itu, warga protes dengan cara memasang beberapa tulisan di kampung setempat.

Ketua RT 2 Suroso menyampaikan, sebelum viral, beberapa warga kerap kehilangan uang secara misterius. Namun, tak ada yang mempermasalahkannya, karena jumlahnya tak seberapa besar. Namun, kasus uang hilang secara misterius terus saja terjadi. Bahkan, Suroso juga mengalaminya. “Sekitar dua minggu lalu saya mau ambil uang di tas, ternyata jumlahnya sudah berkurang. Nah, saat itu saya tidak curiga karena, mungkin lupa atau gimana,” jelasnya.

Kecurigaan Suroso mulai muncul saat dirinya kehilangan sejumlah uang hingga beberapa kali. Uniknya, uang yang hilang selalu dalam pecahan Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu. Dalam dua pekan terakhir, Suroso telah tiga kali kehilangan uang secara misterius. “Kemudian, di waktu lain saya taruh uang di dalam pelindung HP. Saya ingat betul ada Rp 400 ribu. Saat mau diambil ternyata sisa Rp 300 ribu. Padahal gak ada yang tahu selain saya, kan berarti tuyul,” terangnya.

Puncaknya, beberapa hari lalu, Suroso kehilangan uang lagi sejumlah Rp 100 ribu. “Saya taruh di saku ada Rp 100 ribuan lima lembar dan Rp 50 ribuan dua lembar. Sampai malam saya beraktivitas seperti biasa. Keesokan harinya saat akan saya pakai beli oli ternyata sudah sisa 500 ribu. Pecahan 50 ribunya gak ada,” katanya.

Kejadian itu kemudian diceritakan kepada beberapa temannya. Dia terkejut karena bukan dirinya saja yang kehilangan uang secara misterius. Atas keresahan yang dialami beberapa warga itu, muncul inisiatif untuk membuat spanduk imbauan keberadaan tuyul dan langsung viral hanya dalam selang waktu dua hari.

Uniknya, sejak spanduk itu dipasang, tak ada lagi warga yang kehilangan uang hingga berita ini ditulis, kemarin. “Sebenarnya gak masalah kalau ada orang yang tiba-tiba kaya raya. Yang jadi masalah, kenapa uang kami yang terus-menerus hilang. Giliran pecahan lima ribu, dua puluh ribu, gak ada yang diambil,” ungkap Suroso.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sukorambi AKP Agus Yudi Kurniawan juga mengaku menerima keluhan dari beberapa warga mengenai dugaan keberadaan tuyul itu. Merespons hal itu, pihaknya mendatangi Dusun Ampo untuk memberikan imbauan agar warga lebih waspada. “Beberapa warga berasumsi ada tuyul. Saat ini pembuktiannya belum ada. Tadi, kami dan sejumlah warga menurunkan spanduknya agar tidak menimbulkan keresahan,” terangnya. Agus juga mengedukasi pentingnya menyimpan uang secara aman. Misalnya dengan menyimpan di bank. (yul/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #tuyul