Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Marak Kasus Begal di Jember, Begini Cerita Kekompakan Warga Perumahan Soal Hidupkan Pos Ronda

Radar Digital • Senin, 16 September 2024 | 22:44 WIB
GUYUB: Kegiatan siskamling jadi ajang komunikasi warga setempat. (AZZQAL AZQIYA’/RADAR JEMBER)
GUYUB: Kegiatan siskamling jadi ajang komunikasi warga setempat. (AZZQAL AZQIYA’/RADAR JEMBER)

Demi Keamanan Bersama, Giliran Jaga Lingkungan
Perumahan Ini Kompak Hidupkan Pos Ronda

Siskamling cukup efektif mencegah aksi kriminalitas di lokasi perumahan. Seperti yang dilakukan warga perumahan Rembangan Hill Residence RT 05 RW 06, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, ini.

AZZQAL AZQIYA’,
Baratan - Radar Jember

SISTEM keamanan lingkungan (siskamling) menjadi bentuk keamanan swakarsa warga RT 05 RW 06, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.

Di sana, kegiatan siskamling sudah menjadi kebiasaan dan budaya yang dijalankan setiap hari oleh warga setempat.

Mengingat keberadaan poskamling juga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan.

Malam itu, di tengah perumahan warga, tampak lima warga duduk di poskamling untuk ronda. Ditemani seteko kopi dan beberapa potong gorengan, mereka terlihat berbincang cukup seru. Kadang serius, tak jarang juga tertawa.

Di tengah keasyikannya, bola mata mereka tetap harus tetap waspada.

Beberapa jam sekali warga yang bertugas keliling memantau keamanan hingga ujung dan sudut-sudut perumahan. Para petugas cukup berbekal senter, pentungan, dan benda tumpul sekadarnya untuk berjaga-jaga.

Karena minuman dan konsumsi pelengkap begadang sudah ditanggung oleh warga yang piket menyediakan makanan untuk peronda malam.
Tak bisa diragukan lagi, kekompakan warga perumahan Rembangan Hill Residence RT 05 RW 06 Kelurahan Baratan ini berbeda dengan warga lain.

Bagaimana tidak, setiap malam warga di sana selalu bersiaga menjaga lingkungan rumah secara bergantian. Terlebih saat ini Jember dalam kondisi darurat kriminalitas.
Sembari melakukan tugas rondanya, Purnomo, salah seorang warga, menjelaskan berbagai kisah kekompakan siskamling warga perumahan Rembangan Hill Residence RT 05 RW 06.

Menurutnya, kemauan jadi kunci untuk menggerakkan masyarakat agar bisa rutin melakukan siskamling. “Semua warga di sini sangat kompak. Sesibuk apa pun ronda malam tetap harus berjalan,” ujarnya.
Keberadaan peronda malam ternyata banyak sekali manfaatnya.

Orang-orang yang semula punya niat jahat untuk mencuri atau merampok jadi berpikir ulang untuk melancarkan niatnya. Para maling yang sedang beraksi akan segera terdeteksi.

Sebab, satu saja kentongan tanda adanya maling sudah berbunyi, akan menyebabkan alunan berpuluh kentongan lain disertai teriakan yang membuat warga terbangun dan mendekat ke sumber bunyi.

Jika sudah begini, masyarakat akan menutup semua akses jalan dan mengepung maling supaya tidak bisa keluar dari area kepungan.
Lebih lanjut, Purnomo menjelaskan, salah satu faktor kesuksesan siskamling warga perumahan Rembangan Hill Residence RT 05 RW 06, yakni adanya kebersamaan dan partisipasi aktif dari warga.

Setiap warga saling bergantian untuk melakukan ronda malam dan menjaga keamanan lingkungan sekitar. Sehingga tingkat kejahatan berhasil ditekan.
Selain itu, siskamling juga menjadi cara efektif dalam meningkatkan solidaritas dan hubungan antarwarga.

Melalui kegiatan siskamling yang rutin dilakukan, warga setempat bisa saling mengenal dan berinteraksi secara lebih dekat.

“Dampak positif tak hanya timbul pada tingkat keamanan saja, tetapi juga pada kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya. (c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #begal