SELODAKON, Radar Jember - Musim kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Jember mengalami kekeringan. dampaknya warga kesulitan mendapatkan air bersih. Seperti yang terjadi di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul.
Di sana, hampir seluruh sumur warga kering. Walaupun ada yang masih mengeluarkan air, kondisi airnya keruh dan tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, warga menumpang sumur warga yang airnya bersih. Selain itu, tak sedikit mereka membeli air isi ulang.
Mengetahui hal tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto kemudian melakukan kunjungan langsung ke Desa Selodakon. Desa terdampak kekeringan itu pun ditinjau bupati lebih detail. Termasuk melihat langsung kondisi sumur.
Kedatangannya di Desa Selodakon tersebut juga untuk memberikan beberapa bantuan. “Kondisinya memang sudah kering, jadi kami di sini meninjau dan memberikan bantuan agar warga tidak susah lagi mendapat air bersih akibat kekeringan,” jelasnya, kemarin pagi (9/9).
Bantuan yang dimaksud yakni jeriken dan tandon air. Nantinya, BPBD Jember secara rutin akan mendistribusikan air bersih ke tandon-tandon yang telah disediakan. Kemudian, warga bisa mengambil secukupnya menggunakan jeriken. Sehingga tak perlu lagi membeli air mineral galon ataupun keluar untuk minta air.
Sementara itu, Bupati Hendy secepatnya akan menyediakan sumur bor di wilayah terdampak kekeringan. Tentunya untuk antisipasi jangka panjang jika kekeringan kembali melanda. “Untuk sementara BPBD Jember akan mendistribusikan air bersih. Nanti sebagai antisipasi ke depan Pemkab Jember akan bangunkan sumur bor,” ujarnya. (qal/c2/dwi)
Editor : Radar Digital