Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Awalnya Pengunjung Kini Jadi Barista, Hasilkan Racikan Kopi Andalan, Ini Kisah Barista Muda Rizanta Pilano Dari Jember

Radar Digital • Kamis, 5 September 2024 | 22:38 WIB
RACIK KOPI: Rizanta Pilano ketika meracik kopi untuk melayani pengunjung. (Ayin Tripuan Maharani/RADAR JEMBER)
RACIK KOPI: Rizanta Pilano ketika meracik kopi untuk melayani pengunjung. (Ayin Tripuan Maharani/RADAR JEMBER)

Radar Jember – Rizanta Pilano atau yang lebih akrab disapa Zanta, adalah sosok barista di Discuss Coffee yang dikenal dengan kreativitasnya dalam meracik kopi. Pria 25 tahun asal Kediri ini kini tinggal di Jember setelah menyelesaikan kuliahnya.

Meski baru satu tahun berkarier sebagai barista sejak pertengahan 2023, Zanta telah menunjukkan passion-nya yang kuat dalam dunia kopi, terutama di Discuss Coffee.

Zanta memulai perjalanannya di Discuss Coffee dengan alasan yang cukup unik. "Discuss ngasih ruang belajar buat kita yang nggak punya basic skill barista," ujarnya.

Proses perekrutan yang terbuka bagi pemula membuatnya tertarik untuk mencoba, dan di sana ia mendapatkan kesempatan belajar dan berkembang sebagai barista.

Menurut Zanta, setiap coffe shop punya caranya sendiri dalam menyajikan kopi. Di Discuss Coffee, mereka tidak menyediakan robusta karena rasanya yang pahit cenderung kurang disukai pelanggan, yang sebagian besar adalah perempuan.

Sebelum bergabung sebagai barista, Zanta adalah pengunjung setia Discuss Coffee dan penggemar "Signature Discuss," minuman unik yang memadukan susu, kopi, dan kelapa.

Ia mengaku belum pernah menemukan rasa yang sama di tempat lain. "Rasanya manis dan gurih, beda dari yang lain," katanya.

Zanta juga sering bereksperimen dengan berbagai resep kopi di Discuss Coffee. "Kami suka fomo, jadi kalau ada tren baru, pasti kita ikutin," ujarnya sambil tertawa.

Ia dan tim barista lainnya sering mencoba tren kopi kekinian, seperti Magic Coffee atau Americano dengan madu.

Selain itu, setiap barista diberi kebebasan untuk membuat menu signature mereka. Beberapa menu favorit yang lahir dari eksperimen ini adalah "Elixir," yang merupakan americano susu yang segar, dan "Malaka," campuran kopi dengan kayu manis dan cream cheese yang menjadi favorit di kafe ini.

Bagi pemula yang belum terbiasa dengan rasa kopi yang kuat, Zanta merekomendasikan "Ice Coffee Series" dari Discuss Coffee, terutama es kopi susu yang lebih ringan dan manis. "Ini pilihan terbaik buat yang baru mulai ngopi," sarannya.

Selain itu, Zanta juga berbagi tips dan trik dalam membuat latte art, sebuah keterampilan yang sedang ia asah bersama rekan-rekan baristanya.

"Kunci latte art itu sabar dan banyak latihan. Kadang lihat referensi gambar juga penting," jelasnya.

Meski begitu, Zanta mengakui ada sedikit rasa kecewa saat latte art yang dibuat dengan penuh perhatian diaduk oleh pelanggan. "Yah, menggambar kan kepuasan kita, tapi setiap orang punya cara sendiri buat menikmati kopinya."

Sebagai barista yang suka bereksperimen, Zanta juga memiliki signature kopi sendiri, yaitu "Malaka," yang memadukan kopi dengan kayu manis.

Ke depan, ia berencana menciptakan minuman yang lebih segar dengan base americano dan tambahan rasa stroberi atau sirup lain yang belum pernah dicoba sebelumnya.

"Aku pengen bikin yang lebih seger sih," ungkapnya.

Perjalanan Zanta di Discuss Coffee menunjukkan bagaimana dedikasi dan semangat belajar bisa mengubah seseorang dari yang tidak memiliki pengalaman menjadi barista kreatif yang mampu menciptakan inovasi baru dalam setiap cangkir kopi.

Bagi Zanta, kopi bukan sekadar minuman, tetapi juga medium untuk berkarya dan berekspresi.

Editor : Radar Digital
#Jember #kafe