Radar Jember – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berusaha memberikan layanan terbaik dengan mempercepat waktu tempuh kereta api sejak 2019.
Berkat berbagai perbaikan pada prasarana dan pengaturan operasional yang lebih canggih, kini perjalanan kereta api jadi lebih cepat.
Contohnya, kereta seperti KA Wijayakusuma yang melayani rute Ketapang Banyuwangi-Cilacap sekarang lebih cepat.
Dan bukan hanya KA Wijayakusuma, banyak kereta lain di hampir semua Daerah Operasional (Daop) juga mengalami percepatan waktu tempuh.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menjelaskan bahwa semua ini berkat perbaikan pada jalur rel dan sistem persinyalan.
“Seiring peningkatan kualitas prasarana, kereta api kini mampu melaju lebih cepat, memungkinan pelanggan mencapai stasiun tujuan dalam waktu yang lebih singkat,” kata Anne.
Beberapa kereta, terutama kelas Argo dan Eksekutif, sekarang bisa memangkas waktu perjalanan hingga hampir 3 jam.
Misalnya, KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta pulang-pergi), KA Argo Lawu (Solo Balapan-Gambir pulang-pergi), KA Argo Dwipangga (Solo Balapan-Gambir pulang-pergi), KA Sembrani (Surabaya Pasar Turi-Gambir pulang-pergi), dan KA Gajayana (Malang-Gambir pulang-pergi) semuanya mengalami percepatan.
Kereta kelas Eksekutif Campuran juga tak ketinggalan. KA Wijayakusuma, KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasarsenen-Surabaya Gubeng), KA Joglosemarkerto (Solo Balapan-Semarang Tawang-Tegal-Purwokerto-Solo Balapan), KA Singasari (Blitar-Pasar Senen), KA Ranggajati (Jember-Cirebon pulang-pergi), KA Bangunkarta (Jombang-Pasar Senen), dan KA Brantas (Pasar Senen-Blitar) juga mengalami pengurangan waktu tempuh yang signifikan.
Dengan semua peningkatan ini, KAI berharap semakin banyak orang yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
"Ini adalah bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan layanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami," tambah Anne.
Editor : Radar Digital