Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

WADUH! Kemarau, Sumur di Jember Ini Asat, Polres Jember Pasok Air Bersih

Radar Digital • Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:43 WIB

PASOK AIR BERSIH: Polres Jember mengirim dua truk tangki air bersih ke Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Rabu (7/8).(JUMAI/RADAR JEMBER)
PASOK AIR BERSIH: Polres Jember mengirim dua truk tangki air bersih ke Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Rabu (7/8).(JUMAI/RADAR JEMBER)
 

PLALANGAN, Radar Jember - Musim kemarau mulai membuat sejumlah sumur warga di Dusun Krajan dan Curahlembu, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, asat alias kering, dalam beberapa hari terakhir.

Untuk itu, perlu perhatian serius agar kebutuhan dasar masyarakat bisa teratasi.

Uswatun Hasanah, Ketua RT 002 RW 006, Dusun Krajan, Desa Plalangan, menyampaikan, kekeringan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, air bersih untuk keperluan minum, memasak, mandi, dan mencuci pakaian harus diambil ke tempat yang jauh.

“Ada sumber air bersih, tetapi jaraknya jauh dan harus antre juga,” katanya. Di sumber itu pun warga hanya antre untuk kebutuhan minum dan memasak.

Di Dusun Krajan, menurutnya, ada 80 kepala keluarga (KK).

Sumur warga setempat mulai kering. Dengan demikian, warga sudah mulai mengambil air di jarak yang cukup jauh. Ada yang jalan kaki dan ada yang naik sepeda motor.

Kini, warga berharap adanya bantuan pengiriman air bersih, seperti yang dikirim Polres Jember kemarin, dan pasokan air tidak telat.

“Dengan bantuan ini, saya selaku ketua RT mengucapkan terima kasih kepada Polres Jember. Kalau bisa jangan sekali ngirim air bersihnya, karena persediaan di setiap rumah warga tidak banyak,” ucapnya.

Warga pun tidak seluruhnya siap dengan wadah untuk menampung air bersih saat dikirim, sehingga berharap pengiriman air bersih dilakukan secara berkala.

Warga lain, Lilis Suryani, 50, juga mengaku berterima kasih atas bantuan air bersih itu.

“Sejak sumur kering, warga juga kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Jangankan untuk mandi dan mencuci pakaian, untuk minum dan masak saja sulit,” katanya.

Kabag Logistik Polres Jember Kompol Ma’ruf mengatakan, pengiriman air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan itu sebanyak dua truk tangki, atau 10.000 liter air bersih.

“Pengiriman dilakukan karena sumur warga sudah tidak bisa keluar air lagi setelah lama tidak hujan. Hal ini memang sudah menjadi langganan setiap memasuki musim kemarau,” ucapnya.

Polres Jember memasok air bersih dua truk tangki untuk kebutuhan masyarakat di dua dusun itu. Air bersih dari tangki langsung dipindahkan ke tandon milik BPBD Jember yang ada di depan rumah warga. Sehingga warga setempat bisa mengambil untuk kebutuhan memasak dan untuk minum.

Untuk mandi, saat ini banyak warga yang pergi ke sungai yang jaraknya lumayan jauh. Sementara, pasokan air bersih itu untuk memasak dan minum saja.

“Pengiriman air bersih ini untuk membantu warga yang kekurangan air akibat musim kemarau,” imbuhnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kedatangan dua truk tangki air bersih dari Polres Jember itu sangat membantu warga. Bahkan warga langsung membawa jeriken ukuran 20 liter hingga 25 liter untuk menampung air bersih. Terlihat juga ada yang membawa air dengan sepeda motor. Sementara, sumur-sumur milik warga sudah tidak keluar air. (jum/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #BPBD #Kekeringan